Tampilkan postingan dengan label Teknik Komputer Jaringan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknik Komputer Jaringan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Juni 2013

Pengertian Plug And Play


Kali ini Saya akan memberitahu Apa Yang Dimaksud Plug And Play ?



Plug And Play adalah istilah teknologi informasi yang mengacu kepada fitur di komputer yang memperbolehkan suatu perangkat yang jika dicolokkan melalui port USB atau port yang lainnya, maka langsung play dan bisa digunakan, contohnya seperti mouse, keyboard, modem, hp, atau perangkat lainnya yang tidak memerlukan driver.

Semoga Bermanfaat !

Jumat, 31 Mei 2013

Cara Membuat Warnet Sendiri Yang Bagus


Kali ini Saya akan memberitahu Cara Membuat Warnet Sendiri Yang Bagus.
Warnet lebih dikenal dengan Warung Internet adalah usaha yang sedang booming saat ini. Cara membuat warnet, warung internet dapat diperkaya dari sumber lain. Sekarang Anda berada di satu masa dimana banjir informasi sedang terjadi. Saya fikir cukup baik untuk memilih mana yang perlu untuk dikumpulkan, untuk menambah wawasan cara membuat warnet.


Persiapan Hardware & Software Hendaknya sebelum kita melaksanakan instalasi jaringan, terlebih dahulu kita mempersiapkan Hardware & software yang akan tersambung di dalam lingkup jaringan tersebut. Beberapa langkah persiapan yang diperlukan adalah :

1. PC Server, spesifikasi minimal yang disarankan :
a. Hardware :
  • MotherBoard : Kecepatan setara 3.00 Ghz untuk dual Core * Ram : 1 Ghz * Harddisk : 160 GB * NIC / LAN Card : 10/100 Mbps * Drive : DVD / CD Writer * Spesifikasi lain : Optional 
b. Software :
  • Windows XP SP2 * Bandwith Controller / Manager * Billing System, dll * Anti Virus * Firewall * Anti Spyware, Malware, Adware 

2. PC Client
a. Hardware :
  • MotherBoard : Kesepatan setara 2.80 Ghz * Ram : 512 MB * Harddisk : 40 Ghz * VGA Card : Optional untuk Game 
b. Software :
  • Windows XP SP2.
  • Browsing Tools : Internet Explorer, Mozilla FireFox (Free), Opera.
  • Chatting Tools : Yahoo Messenger (Free), MSN Live Messenger, MiRC, ICQ.
  • Game Online, misalnya : Warcraft III, Ragnarok Online, Diablo II, Point Blank, Ayo Dance, dsb.
  • Tools : Adobe Reader (Free), WinZip, WinRar, Anti Virus (Avast Recommended), Winamp (Free), VLC Player, ACD See (Optional), Microsoft Office (Optional), Billing System, dsb.
3. Sistem Operasi Windows memang sangat mahal, untuk itu kita bisa mensiasatinya dengan membeli CPU second Built-up dari luar negeri yang masih bagus. Biasanya selain kualitasnya lebih tinggi dari pada CPU rakitan, CPU Built-up dari luar negeri juga sudah dilengkapi dengan, Sistem Operasi Standar Windows.

4. Hub / Switch / Router Merupakan alat yang digunakan untuk membagi koneksi internet dari PC server ke PC Client. Pilihan antara Hub / Switch / Router ditentukan oleh kemampuan koneksi yang ingin dihasilkan, dan tentu saja di sesuaikan dengan dana yang tersedia. Pada studi kasus kita kali ini saya akan menggunakan Switch sebagai pembagi koneksi internet.

5. Modem Modem adalah sebuah device yang digunakan sebagai penghubung dari sebuah PC atau jaringan ke Penyedia Layanan Internet (Internet Service Provider / ISP). Penggunaan Modem yang akan di bahas kali ini adalah modem jenis ADSL. Modem jenis ini biasanya digunakan oleh ISP Telkomspeedy. Untuk jenis modem ADSL itu sendiri bisa dipilih berdasarkan kebutuhan. Kali ini penulis mengambil contoh ADSL LynkSys AM 300 yang hanya mempunyai 1 (satu) port saja sebagai Dialup Device.

Setting Modem ADSL Eksternal Berikut adalah langkah yang harus dilakukan untuk memastikan PC Server terhubung ke internet :
  1. Buka Internet Explorer anda dan ketikan alamat berikut : 192.168.1.1 (biasanya adalah alamat IP default bagi Modem).
  2. Setelah muncul jendela login isikan username: admin Password: admin, atau sesuai dengan user guide yang terdapat pada saat pembelian Modem. 
  3. Isikan sesuai dengan yang tertera pada gambar berikut, kecuali user name dan password yang masing-masing berbeda sesuai dengan yang didapat dari ISP. 
  4. Pengisian selanjutnya adalah untuk mengijinkan DHCP Server enable/disable, sebaiknya dipilih Option Enable agar kita tidak direpotkan dengan urusan menyetel satu demi satu IP Client. Karena fasilitas ini mempunyai kemampuan untuk mensetting IP Client secara otomatis. 
  5. Untuk pengisian Time Zone dilakukan sesuai dengan domisili anda tinggal. Dan untuk time server settingan yang tertera pada gambar adalah settingan yang saya rekomendasikan.
  6. Jika kita ingin mengganti modem username & password kita dipersilahkan untuk melalukannya pada option berikut : Status Koneksi kita bisa kita pantau pada tabs status (gambar), sebetulnya alamat IP kita tertera pada bagian bawah layar. Tidak saya tampilkan dengan alasan keamanan.
  7. Setelah semua tersetting dengan baik langkah pengujian yang bisa kita lakukan adalah dengan membuka Internet Explorer kita, lalu masuk ke salah satu alamat WEB yang mudah diloading. Contoh : Http://www.google.co.id/ lalu untuk pengetesan kecepatan bisa dilakukan melalui beberapa situs yang menyediakan layanan pengukuran Bandwith, contoh: http://www.sijiwae.net/speedtest/ . 
Sinkronisasi Setelah hubungan antara PC server dan koneksi internet dapat berjalan lancar langkah selanjutnya adalah sinkronisasi. Agar semua komputer dapat tersinkronisasi secara benar, berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan :

1) Sinkronisasi Nama Komputer / PC dan Nama Work Group dilakukan dengan cara sebagai berikut :

  • Menampilkan Task Control System


  • Pada Tab Computer Name klik Change untuk mengubah nama komputer dan nama WorkGroup. Nama komputer sebaiknya diurutkan sesuai dengan nomor Clientnya untuk memudahkan kita mengingat masing-masing nama komputer, nama masing-masing PC tidak boleh sama. Namun untuk nama Workgroup harus lah dibuat sama untuk semua Client dan juga Server.


  • Setelah nama PC kita ganti langkah selanjutnya adalah mengganti Network ID dengan cara mengeklik Tab Network ID pada task Control System tadi.
  • Pada pertanyaan How Do You Use This Computer pilihlah option This Computer is part of a business network, kemudian Klik Next.


  • Pada Option selanjutnya pilihlah Network without a Domain.
  • Selanjutnya isikan nama WorkGroup sesuai nama yang diisikan pada waktu Mengganti nama PC seperti (b) tadi.


  • Selanjutnya Klik Next dan kemudian Finish. Tunggu beberapa saat hingga komputer selesai melakukan pergantian Network ID dan lakukan restrat System Operasi / Reboot.

2) Sinkronisasi Waktu / Jam dilakukan dengan menempuh langkah sebagai berikut:

  • Double klik tampilan jam yang ada pada sudut kiri bawah desktop anda.
  • Pilihlah tabs Internet Time → Update Now


  • Tunggu beberapa saat hingga terdapat statement berikut : The time has ben succesfully Synchronized.
  • Jika yang tampil adalah statement error, maka ulangi klik Update Now hingga berhasil menyamakan waktu PC anda dengan server Windows.
  • Jika Update berhasil, namun jam yang ditampilkan tidak sama, maka kesalahan mungkin terjadi pada Time Zone untuk wilayah WIB wilayah waktunya adalah GMT + 07.00 Bangkok, Hanoi, Jakarta sedangkan untuk WITA adalah GMT+08.00 Perth dan WIT dengan GMT + 09.00 Seoul.

Internet Connection Sharing (ICS) Sampai dengan tahap ini PC yang terkoneksi keinternet hanyalan PC server saja. Untuk memberikan akses bagi PC client agar mempunyai akses ke internet kita perlu mengaktifkan Internet Connection Sharing yang kita miliki pada PC server. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

1) Buka Jendela Network Connection yang terdapat pada Control Panel. Lalu klik kanan pada Koneksi aktif kita ke internet → pilih Properties.


2) Pada tabs Advanced aktifkan option Allow other network users to connect through this computer’s Internet Connection.

3) Setelah Koneksi Internet berhasil di sharing maka akan muncul 2 buah macam koneksi. Sebaiknya ganti nama masing-masing koneksi tersebut agar mudah membedakan antarakoneksi yang terhubung ke Modem dengan Koneksi yang terhubung ke Switch dengan cara me-rename masing-masing koneksi tersebut.


4) Jika kita buka properties pada koneksi yang terhubung ke Switch, pada tabs support terdapat alamat IP yang akan menjadi default Gateway bagi PC Client yang akan terhubung melalui PC Server (192.168.0.1).


Network Setup Langkah-langkah yang kita lakukan tadi hanyalah untuk memberikan izin bagi PC Client agar dapat mengakses Internet. Untuk mengaktifkan Izin tersebut dilakukan dengan cara mensetup Network / Jaringan yang kita miliki. Langkah pengerjaannya adalah sebagai berikut :

1) Buka Network Setup Wizard yang terdapat pada Control Panel. Lalu lakukan langkah seperti pada gambar. (pastikan Koneksi ke internet dalam keadaan hidup).



2) Pada pilihan select a Connection Method pilih yang Connect Directly to the Internet untuk PC server dan bila melakukan settingan pada PC Client plihlah Option Connect to the internet through a residental gateway.
 

3) Option Berikut meminta kita menentukan koneksi yang mana yang akan kita gunakan untuk melakukan dial-up ke Internet. Pilihlah koneksi yang tersambung ke Modem. Pilihan ini tidak ada pada saat kita setting di PC.


4) Isikan Computer Name sesuai dengan nama yang telah kita berikan tadi, lalu isikan Computer Description jika anda inginkan (Optional / tidak diisi tidak berpengaruh).


5) Isi Nama Workgroup sesuai dengan nama yang telah kita tentukan sebelumnya. Perlu saya ingatkan kembali bahwa nama workgroup sebaiknya sama untuk semua komputer agar langkah setting lebih mudah.


6) Pilihlah option Turn On File and Printing Sharing pada task selanjutnya.


7) Setelah settingan pada jendela log kita anggap benar klik next untuk menjalankan / Mengaktifkan settingan yang telah kita buat tadi.


8) Tunggu beberapa saat hingga komputer selesai menyesuaikan dengan settingan barunya.


9) Pilih option just finish wizard, lalu klik Next → Finish. Biasanya PC akan otomatis reboot setelah menyelesaikan prosedur tadi.



Langkah yang sama kita lakukan pada semua PC Client. Perbedaan cara setting antara PC Server dan PC Client hanyalah terletak pada point 2 dan point 3.

Setelah menyelesaikan langkah settingan tersebut pada PC Client lakukanlah pengetesan koneksi dengan cara yang sama dengan PC Server, yaitu mengunjungi alamat situs yang mudah di Loading dan mengetes kecepatan koneksi. Bila koneksi yang ada dirasa terlalu lambat silahkan lakukan pengecekan pada settingan Network tadi apakah ada Option yang salah atau tidak, dan juga lakukan pengecekan pada koneksi perkabelan apakah suda terposisikan dengan baik atau belum. Sampai dengan langkah ini semua PC Client bisa terhubung dengan bebas ke Internet selama PC Server menghidupkan Koneksinya. Untuk membatasi penggunaan pada PC Client adal beberapa pilihan. Yang pertama adalah membuat list user dari Computer Client, user mana yang mempunyai hak untuk mengakses internet yang mana yang tidak diizinkan untuk mengaksesnya. Settingan tersebut biasanya digunakan di perkantoran. Sedangkan untuk warnet, pembatasan akses biasanya dilakukan dengan menginstalkan program billing pada PC Server dan PC Client. Untuk produk billing dalam negeri sudah terdapat beberapa pengembang program diantaranya adalah www.billingexplorer.com dan www.indobilling.com untuk keperluan setting billing ini silahkan menghubungi pengembangnya masing-masing.

Perhatian :

  • Warnet bisa dipelajari dengan otodidak.
  • Warnet tidak memerlukan modal yang banyak.

Semoga Bermanfaat !

Rekomendasi Saya, Anda bisa mengunjungi situs ini →warnetbitnet← untuk lebih jelas mengenai warnet.

Minggu, 12 Mei 2013

Pengertian dan Fungsi NIC, Repeater, HUB, Switch, Router, Bridge


Kali ini Saya akan memberitahu Pengertian dan Fungsi NIC, Repeater, HUB, Switch, Router, Bridge.
Artikel ini diambil dari blog sebelah, dari seorang teman yang jurusannya TKJ, jadi sudah pasti isi dari post ini tentang teknik komputer jaringan ☺
Baiklah tanpa berlama-lama lihat di bawah ini ↓




Pengertian NIC

NIC adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer. Tugas NIC adalah untuk mengubah aliran data paralel dalam bus komputer menjadi bentuk data serial sehingga dapat ditransmisikan di atas media jaringan.
Fungsi NIC
Media pengirim data ke komputer lain di dalam jaringan
Mengontrol data flow antara komputer dan sistem kabel
Menerima data yang dikirim dari komputer lain lewat kabel dan menerjemahkannya ke dalam bit yang dimengerti oleh komputer

Pengertian Repeater

Repeater adalah suatu alat yang berfungsi memperluas jangkauan sinyal WIFI yang belum tercover oleh sinyal dari server agar bisa menangkap sinyal WIFI. Perangkat Repeater harus 2 alat, yakni untuk menerima sinyal dari server (CLIENT) dan untuk menyebarkan lagi sinyal Wifi (accespoint)
Fungsi Repeater
Untuk mengover daerah-daerah yang lemah sinyal dari Server (pemancar)
Untuk memperjauh sinyal dari Server (pemancar)
Untuk mempermudah akses sinyal Wifi dari Server

Pengertian HUB

Hub merupakan perangkat jaringan yang bekerja di OSI layer 1, Physical Layer. Sehingga dia hanya bekerja tak lebih sebagai penyambung atau concentrator saja, dan hanya menguatkan sinyal di kabel UTP. HUB tdk Mengenal MAC Addressing / Physical Addressing shingga tdk bisa memilah data yg harus ditransmisikan shingga collision tdk bisa dihindari dari penggunaan HUB ini
Fungsi HUB
Memfasilitasikan penambahan penghilangan atau penambahan workstation
Menambah jarak network ( fungsi sebagai repeater )
Menyediakan fleksibilitas dengan mensupport interface yang berbeda ( Ethernet, Toket ring, FDDI )
Menawarkan featur yang fault tolerance ( Isolasi Kerusakan )
Memberikan menegement yang tersentralisasi ( koleksi informasi, diagnostic)

Pengertian Switch

Switch merupakan perangkat jaringan yang bekerja pada OSI Layer 2, Data Link Layer. dia bekerja sebagai penyambung / concentrator dalam Jaringan. Switch mengenal MAC Adressing shingga bisa memilah paket data mana yang akan di teruskan ke mana.
Fungsi Switch
Dan switch ini digunakan sebagai repeater/penguat. Berfungsi untuk menghubungkan kabel-kabel UTP ( Kategori 5/5e ) komputer yang satu dengan komputer yang lain. Dalam switch biasanya terdapat routing, routing sendiri berfungsi untuk batu loncat untuk melakukan koneksi dengan komputer lain dalam LAN.

Pengertian Router

Router merupakan perangkat jaringan yang bekerja pada OSI Layer 3, Network Layer. Pada layer ini sudah dikenal pengalamatan jaringan menggunakan IP Address, dan router ini berperan penting sebagai penghubung/penerus paket data antara dua segmen jaringan atau lebih.
Fungsi Router
Router berfungsi utama sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Perbedaannya dengan Switch adalah kalau switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN).

Pengertian Bridge jaringan

Bridge jaringan adalah sebuah komponen jaringan yang digunakan untuk memperluas jaringan atau membuat sebuah segmen jaringan. Bridge jaringan beroperasi di dalam lapisan data-link pada model OSI. Bridge juga dapat digunakan untuk menggabungkan dua buah media jaringan yang berbeda, seperti halnya antara media kabel Unshielded Twisted-Pair (UTP) dengan kabel serat optik atau dua buah arsitektur jaringan yang berbeda.
Fungsi Bridge
BRIDGE berfungsi untuk membagi sebuah jaringan hingga menjadi dua buah jaringan . BRIDGE mengatur informasi diantara kedua sisi network agar dapat berjalan dengan teratur.


Semoga Bermanfaat !
sumber

Pengertian NIC, Repeater,HUB, Switch,Router, Bridge, Wireless, Modem


Kali ini Saya akan memberitahu Pengertian NIC, Repeater,HUB, Switch,Router, Bridge, Wireless, Modem.
Tanpa berlama-lama berikut di bawah ini pengertiannya ↓




1. NIC
adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer. Tugas NIC adalah untuk mengubah aliran data paralel dalam bus komputer menjadi bentuk data serial sehingga dapat ditransmisikan di atas media jaringan.

2. REPEATER
repeater berfungsi untuk memperpanjang rentang jaringan dengan cara memperkuat isyarat elektronis. kesimpulan nya repeater itu alat untuk memperkuat signal


3. HUB
Hub merupakan perangkat jaringan yang bekerja di OSI layer 1, Physical Layer. Sehingga dia hanya bekerja tak lebih sebagai penyambung atau concentrator saja, dan hanya menguatkan sinyal di kabel UTP. HUB tdk Mengenal MAC Addressing / Physical Addressing shingga tdk bisa memilah data yg harus ditransmisikan shingga collision tdk bisa dihindari dari penggunaan HUB ini

4. SWITCH
Switch merupakan perangkat jaringan yang bekerja pada OSI Layer 2, Data Link Layer. dia bekerja sebagai penyambung / concentrator dalam Jaringan. Switch mengenal MAC Adressing shingga bisa memilah paket data mana yang akan di teruskan ke mana


5. Router
Router merupakan perangkat jaringan yang bekerja pada OSI Layer 3, Network Layer. Pada layer ini sudah dikenal pengalamatan jaringan menggunakan IP Address, dan router ini berperan penting sebagai penghubung/penerus paket data antara dua segmen jaringan atau lebih.

6. Bridge jaringan
Bridge jaringan adalah sebuah komponen jaringan yang digunakan untuk memperluas jaringan atau membuat sebuah segmen jaringan. Bridge jaringan beroperasi di dalam lapisan data-link pada model OSI. Bridge juga dapat digunakan untuk menggabungkan dua buah media jaringan yang berbeda, seperti halnya antara media kabel Unshielded Twisted-Pair (UTP) dengan kabel serat optik atau dua buah arsitektur jaringan yang berbeda.


7. Wireless
Wireless atau dalam bahasa indonesia disebut nirkabel, adalah teknologi yang menghubungkan dua piranti untuk bertukar data tanpa media kabel.Cara Kerja :Data dipertukarkan melalui media gelombang cahaya tertentu (seperti teknologi infra merah pada remote TV) atau gelombang radio (seperti bluetooth pada komputer dan ponsel)dengan frekuensi tertentu.

8. Modem
Modem berasal dari singkatan MOdulator DEModulator. Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi kedalam sinyal pembawa (Carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa (carrier) yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem adalah alat komunikasi dua arah. Setiap perangkat komunikasi jarak jauh dua-arah umumnya menggunakan bagian yang disebut "modem", seperti VSAT, Microwave Radio, dan lain sebagainya, namun umumnya istilah modem lebih dikenal sebagai Perangkat keras yang sering digunakan untuk komunikasi pada komputer.Cara Kerja : Data dari komputer yang berbentuk sinyal digital diberikan kepada modem untuk diubah menjadi sinyal analog. Sinyal analog tersebut dapat dikirimkan melalui beberapa media telekomunikasi seperti telepon dan radio.Setibanya di modem tujuan, sinyal analog tersebut diubah menjadi sinyal digital kembali dan dikirimkan kepada komputer. Terdapat dua jenis modem secara fisiknya, yaitu modem eksternal dan modem internal.


Semoga Bermanfaat !
sumber

Senin, 29 April 2013

Pengertian dan Fungsi Open Systems Interconnect Layer (OSI)


Kali ini Saya akan membahas Pengertian dan Fungsi Open Systems Interconnect Layer (OSI).
OSI adalah standar komunikasi yang diterapkan di dalam jaringan komputer. Standar itulah yang menyebabkan seluruh alat komunikasi dapat saling berkomunikasi melalui jaringan. Post ini membahas tentang pengertian dan fungsi layer OSI.

Dahulu ketika OSI belum digunakan, perangkat komunikasi yang berasal dari vendor berbeda tidak dapat saling berkomunikasi. Alat komunikasi yang diciptakan oleh IBM tidak dapat berkomunikasi dengan vendor lain. Sehingga dibentuklah standard OSI.


Pengertian dan Fungsi Layer OSI
OSI yang merupakan singkatan dari Open Systems Interconnect memiliki tujuh buah layer yang dirinci sebagai berikut :
  • Application Layer
  • Presentation Layer
  • Session Layer
  • Transport Layer
  • Network Layer
  • Data Link Layer
  • Physical Layer

Penjelasan Masing-masing Layer

Berikut ini adalah penjelasan dari fungsi masing-masing layer OSI yang telah disebutkan di atas :

Physical Layer

Physical layer adalah layer OSI yang terletak di paling bawah. Physical layer bertugas mendefinisikan media transmisi jaringan ke media fisik serta membawa sinyal ke layer yang lebih tinggi.

Phyical layer memberikan hal berikut :
  • Data encoding (bagaimana merepresentasikan binari 1, menerima dan mengelola bit)
  • Physical medium attachment (mengakomodasi kemungkinan dalam berkomunikasi dengan media tertentu)
  • Transmission technique (transmisi digital atau analog)
  • Physical medium transmission (mentransmisikan bits sebagai electrical atau optical signal ke media fisik)

Data Link Layer

Layer kedua dari 7 layer OSI adalah data link layer. Layer ini bertugas untuk mengaktifkan dan mengakhiri link logical di antara dua node.

Selain itu Data link layer juga bertugas mengontrol frame dan memanage akses dari media tertentu, misalnya apakah suatu node memiliki hak untuk menggunakan media fisik.

Network Layer

Network layer bertugas untuk melakukan kontrol terhadap pengalamatan subnet. Network layer juga yang memutuskan path mana yang harus digunakan sesuai keadaan jaringan, prioritas layanan, dan faktor-faktor lain.

Selain itu Network layer juga melakukan frame fragmentation, logical-physical address mapping, dan penghitungan penggunaan subnet.

Transport Layer

Transport layer bertugas untuk memastikan pesan yang dikirim bebas dari error. Sesuai namanya, transport layer yang mengelola ketika ada pesan yang hendak dikirim di dalam suatu jaringan.

Transport layer melakukan hal berikut :
  • Message segmentation (memecah pesan menjadi bagian-bagian kecil).
  • Message acknowledgement (memberikan pengiriman pesan yang reliable).
  • Message traffic control.
  • Session multiplexing.

Session Layer

Session layer bertugas menetapkan dan mengakhiri session (sesi) di antara dua host yang sedang berkomunikasi. Tugas Session layer :
  • Session establishment, maintenance, and termination.
  • Session support (memberikan security, logging, dsb).

Presentation Layer

Presentation layer bertuhas untuk menyajikan data kepada Application layer. Presentation layer ini ibarat sebagai translator dari sebuah jaringan.

Presentation layer bertugas untuk melakukan :
  • Character code translation (misalnya ASCII ke EBCDIC).
  • Data conversion: (bit order, CR-CR/LF, integer-floating point, dsb).
  • Data compression: mengurangi jumlah bit yang harus ditransmisikan ke jaringan.
  • Data encryption: encrypt data untuk keamanan (misalnya password encryption).

Application Layer

Application layer berfungsi sebagai interface untuk user dan proses aplikasi untuk mengakses layanan jaringan.

Fungsi yang diberikan di Application layer di antaranya :
  • Resource sharing and device redirection.
  • Remote file access.
  • Remote printer access.
  • Inter-process communication.
  • Network management.
  • Directory services.
  • Electronic messaging (such as mail).
  • Network virtual terminals.


Semoga Bermanfaat !
sumber

Selasa, 26 Maret 2013

Cara Menghapus Salah Satu OS Pada Dual Boot


Kali ini Saya akan membahas cara menghapus salah satu OS pada dual boot.
Sempat Saya bingung untuk menghapus OS yang ada banyak sekali saat Saya booting OS Saya.
Sampai-sampai OS windows 7 Saya ada 3 OS dan windows 8 ada 1 OS total jadi 4 OS.
Saya sudah berkunjung ke beberapa blog dan ternyata tidak ada yang berhasil tutorial di blognya, karna rata-rata blog yang Saya kunjungi hasil copy paste semua, dan pada akhirnya ada blog yang berbeda sendiri artikelnya, walaupun artikelnya seperti copy paste tapi sepertinya adminnya meringkas dan menjadikan artikelnya berbeda dengan menyatukan sumber-sumber artikel tersebut.
Baiklah lihat gambar dual boot OS di bawah ini, walaupun tidak sama seperti dual boot pada komputer Saya, tetapi ada sedikit persamaannya.


Pada saat booting, windows memberikan 2 pilihan OS untuk log on windows. Terlihat pada pilihan kedua OS masih dalam bentuk SETUP, ini berarti installasi windows yang pertama tidak sempurna dan tidak di hapus sebelum melakukan instalasi windows yang kedua.

Ada cara untuk menghilangkan salah satu OS yang tidak diinginkan tersebut sehingga setiap kali log on windows kita tidak perlu melakukan pemilihan OS untuk log on.

Untuk kasus ini, sebenarnya kesalahan ada pada saat instalasi. Sebelum melakukan instalasi baik pada harddisk kosong maupun yang sudah terisi OS Windows yang mungkin bermasalah sehingga harus dilakukan install ulang, sangat disarankan untuk melakukan format hardisk terlebih dahulu.

Sedangkan untuk melakukan format hardisk bisa dilakukan dengan cara :
  • Format c: dari cd setup instalasi windows
  • Pilih opsi boot priority ke CDROM atau DVDROM dari bios setup
  • Kemudian boot pc dengan cd instalasi windows, untuk melakukan format.
  • biarkan setup windows xp berjalan sampai pada pilihan untuk melakukan SETUP, REPAIR atau CANCEL.
  • Pilih REPAIR dengan menekan huruf "r" di keyboard. 
  • Setup akan terhenti dan akan meminta pilihan drive yang akan di repair.
  • Pilih no 1 (c: Windows) dengan mengetikkan angka 1 dan menekan enter.
  • Setelah masuk drive c prompt, ketikkan : C>: format c: , maka semua file dan data yang ada di drive c akan hilang tak tersisa, drive c akan benar-benar bersih dan siap untuk dilakukan installasi windows.

Untuk installasi Windows 98 dan ME, tidak perlu melakukan pilihan REPAIR karena installasi file windows baru berjalan setelah pilihan setup dari file oem di CD. Berbeda dengan Windows XP yang setup file-nya akan langsung di copy ke drive c, sehingga proses installasi berjalan dari drive c yang sudah terisi file installasi windows. Pada Windows 98 dan ME, format dilakukan dari virtual drive A: yang tercipta otomatis setelah booting dengan cd setup windows 98 atau ME, caranya ketikan : A>: format c:

sama seperti windows xp, semua data di drive c akan bersih tak tersisa dan hardisk siap di install windows.

Untuk solusi yang sering Saya lakukan bagi PC yang sudah terlanjur terinstall dual OS boot windows yang bermasalah, caranya ada di settingan boot.ini file :
  • Coba anda buka System Configuration Utility dari Start → Run → Ketik : msconfig → Enter
  • Pada tab BOOT.INI, cek list operating systems yang mau dihapus.
  • Delete → OK
  • Restart komputer

Selamat Mencoba dan Semoga Bermanfaat !

Senin, 04 Maret 2013

Cara Membuat Watermark (Copyright) di Ms. Office Excel


Kali ini Saya akan memberitahu Cara Membuat Watermark (Copyright) di Ms. Office Excel.
Microsoft Excel tidak memiliki fitur watermark seperti di Microsoft Word.
Namun, ada cara yang bisa digunakan untuk membuat tampilan yang menyerupai watermark di lembar kerja Excel, yaitu:
  • Menggunakan WordArt
  • Menyisipkan Gambar di Header atau Footer Lembar Kerja sebagai Watermark
Tanpa berlama-lama berikut cara untuk menyisipkan watermark di lembar kerja Excel dengan menggunakan WordArt untuk membuat Watermark :
  • Buka lembar kerja Microsoft Excel yang akan disisipkan watermark.
  • Pada Insert tab, Text grup, klik WordArt.
  • Pilih gaya WordArt yang diinginkan. Contoh: Fill - Text 2, Outline – Background 2.
Catatan :
  • Warna WordArt mengikuti Theme yang digunakan. Tutorial ini menggunakan theme Office.


  • Kemudian ketik teks yang ingin digunakan sebagai watermark.
Contoh : Confidential. Bisa juga dengan kata-kata yang lain.


  • Ubah ukuran font WordArt: klik kanan pada WordArt, pada menu shortcut, ubah ukuran font pada kotaknya.

  • Atur posisi WordArt : klik dan geser WordArt ke posisi yang diinginkan. Untuk merotasi WordArt, klik pada bulatan hijau di WordArt, kemudian rotasi ke posisi yang diinginkan.

  • Agar data pada lembar kerja bisa terlihat jelas, atur transparansi WordArt. Caranya : klik kanan pada WordArt dan pilih Format Text Effects. Buat pengaturan pada bagian Text Fill, Text Outline, atau Shadow, sesuai dengan gaya WordArt yang digunakan.

  • Pada Text Outline, klik Solid line dan di bagian Color, pilih warna untuk outline WordArt. Contoh: White, Background 1, Darker 25%. Atur persentase Tranparency menjadi 45%.

  • Hasilnya adalah seperti gambar berikut ini.

Catatan:
  • Untuk menghapus WordArt : klik WordArt dan tekan tombol DELETE.


Selamat Mencoba dan Semoga Bermanfaat !

Minggu, 03 Maret 2013

Cara Membuat Baris Baru Di Satu Sel Excel Yang Sama


Kali ini Saya akan memberitahu Cara Membuat Baris Baru Di Satu Sel Excel Yang Sama.
Biasanya baris ketikan yang kita buat hanya satu baris saja dengan memanjang dan melebihi lebar sel, tapi sekarang kita bisa membuat ketikan tersebut dilanjutkan pada baris berikutnya dalam sel yang sama dengan menggunakan wrap text. Selanjutnya kita bisa membuat baris-baris berikutnya dengan memanfaatkan sel yang ada dibawahnya.
Di bawah ini adalah contoh tulisan yang hanya satu baris saja ↓


Untuk cara membuat baris barunya ikuti langkah di bawah ini ↓
  • Ketik baris pertama pada sebuah sel
  • Pada akhir baris pertama, tekan tombol ALT+ENTER
  • Ulangi lagi untuk baris seterusnya
  • Bila ketikan untuk sel tersebut telah selesai, tekan tombol ENTER
Hasilnya seperti di bawah ini ↓


Bila ketikan Anda cukup banyak, biasanya tampilan pada saat mengetik di editor microsoft excel akan terasa kurang nyaman. Untuk itu Anda bisa mengetik terlebih dahulu di program text editor seperti notepad, wordpad atau mungkin microsoft word lalu teks hasil ketikan Anda tersebut di paste pada isi sel microsoft excel. Untuk lebih jelasnya lihat cara berikut :
  • Ketik teks anda pada program text editor
  • Blok dan copy hasil ketikan tersebut
  • Buka aplikasi microsoft excel
  • Pilih sel yang akan diisi lalu tekan tombol F2
  • Selanjutnya tekan tombol CTRL+V lalu tekan tombol ENTER
  • Teks hasil ketikan akan diisi pada sel tersebut


Selamat Mencoba dan Semoga Bermanfaat !

Senin, 11 Februari 2013

Standarisasi Jaringan Wireless (Lanjutan)


Kali ini Saya membahas lanjutan sebagian dari postingan Saya yang sebelumnya yaitu tentang Standarisasi Jaringan Wireless.
Baiklah tanpa berlama-lama langsung dilihat saja, check this out ↓


Jaringan Wireless adalah jaringan tanpa kabel yang artinya proses penyampaian data dilakukan melalui udara dengan memamfaatkan gelombang elektromagnetik. Karena menggunakan gelombang radio sebagai media transmisi datanya, maka komponen wireless yang akan Anda gunakan harus memiliki standart frekuensi yang sama. Sehingga walaupun berbeda vendor pembuatnya komponen wireless tersebut tetap dapat berkomunikasi asalkan menggunakan standar frekuensi yang sama.Standarisasi Jaringan Wireless didefinisikan oleh IEEE (institute of Electrical and Electronics Engineers).

Adapun Standarisasi Jaringan Wireless tersebut adalah :
  • IEE 802.11 Legacy yaitu standart jaringan wireless pertama yang bekerja pada frekuensi 2,4 GHz dengan kecepatan transfer data maksimum 2 Mbps.
  • IEE 802.11b yaitu standart jaringan wireless yang masih menggunakan frekuensi 2,4 GHz dengan kecepatan trasfer datanya mencapai 11 Mbps dan jangkau sinyal sampai dengan 30 m.
  • IEE 802.11a yaitu standart jaringan wireless yang bekerja pada frekuensi 5 GHz dengan kecepatan transfer datanya mencapai 58 Mbps.
  • IEE 802.11g yaitu standart jaringan wireless yang merupakan gabungan dari standart 802.11b yang menggunakan frekuensi 2,4 GHz namun kecepatan transfer datanya bisa mencapai 54 Mbps.
  • IEE 802.11n yaitu standart jaringan wireless masa depan yang bekerja pada frekuensi 2,4 Ghz dan dikabarkan kecepatan transfer datanya mencapai 100-200 Mbps.

Semoga Bermanfaat !

Standarisasi Jaringan Wireless


Kali ini Saya akan memberitahu Standarisasi Jaringan Wireless.
Mari lihat di bawah ini, check this out ↓


Pengertian IEEE 802.11
IEEE (Institute of Electrical and Electronic Engineers) merupakan institusi yang melakukan diskusi, riset dan pengembangan terhadap perangkat jaringan yang kemudian menjadi standarisasi untuk digunakan sebagai perangkat jaringan.
STANDAR dari IEEE

802.1 → LAN/MAN Management and Media Access Control Bridges
802.2 → Logical Link Control (LLC)
802.3 → CSMA/CD (Standar untuk Ehernet Coaxial atau UTP)
802.4 → Token Bus
802.5 → Token Ring (bisa menggunakan kabel STP)
802.6 → Distributed Queue Dual Bus (DQDB) MAN
802.7 → Broadband LAN
802.8 → Fiber Optic LAN & MAN (Standar FDDI)
802.9 → Integrated Services LAN Interface (standar ISDN)
802.10 → LAN/MAN Security (untuk VPN)
802.11 → Wireless LAN (Wi-Fi)
802.12 → Demand Priority Access Method
802.15 → Wireless PAN (Personal Area Network) > IrDA dan Bluetooth
802.16 → Broadband Wireless Access (standar untuk WiMAX)

Dari daftar di atas terlihat bahwa pemanfaatan teknologi tanpa kabel untuk jaringan lokal, dapat mengikuti standarisasi IEEE 802.11x, dimana x adalah sub standar.
Perkembangan dari standar 802.11 diantaranya :

802.11 → Standar dasar WLAN → mendukung transmisi data 1 Mbps hingga 2 Mbps
802.11a → Standar High Speed WLAN 5GHz band → transfer data up to 54 Mbps
802.11b → Standar WLAN untuk 2.4GHz → transmisi data 5,4 hingga 11 Mbps
802.11e → Perbaikan dari QoS (Quality of Service) pada semua interface radio IEEE WLAN
802.11f → Mendefinisikan komunikasi inter-access point untuk memfasilitasi vendor yang mendistribusikan WLAN
802.11g → Menetapkan teknik modulasi tambahan untuk 2,4 GHz band, untuk kecepatan transfer data hingga 54 Mbps.
802.11h → Mendefinisikan pengaturan spectrum 5 GHz band yang digunakan di Eropa dan Asia Pasifik
802.11i → Menyediakan keamanan yang lebih baik. Penentuan alamat untuk mengantisipasi kelemahan keamanan pada protokol autentifikasi dan enkripsi
802.11j → Penambahan pengalamatan pada channel 4,9 GHz hingga 5 GHz untuk standar 802,11a di Jepang

Kelebihan standar 802.11 antara lain :

a. Mobilitas
b. Sesuai dengan jaringan IP
c. Konektifitas data dengan kecepatan tinggi
d. Frekuensi yang tidak terlisensi
e. Aspek keamanan yang tinggi
f. Instalasi mudah dan cepat
g. Tidak rumit
h. Sangat murah

Kelemahan standar 802.11 antara lain :

a. Bandwidth yang terbatas karena dibagi-bagi berdasarkan spektrum RF untuk teknologi-teknologi lain
b. Kanal non-overlap yang terbatas
c. Efek multipath
d. Interferensi dengan pita frekuensi 2.4 GHz dan 5 GHz
e. QoS yang terbatas
f. Power control
g. Protokol MAC high overhead

Teknologi Wireless LAN distandarisasi oleh IEEE dengan kode 802.11, tujuannya agar semua produk yang menggunakan standar ini dapat bekerja sama/kompatibel meskipun berasal dari vendor yang berbeda, 802.11b merupakan salah satu varian dari 802.11 yang telah populer dan menjadi pelopor di bidang jaringan komputer nirkabel menunjukkan bahwa 802.11b masih memiliki beberapa kekurangan di bidang keamanan yang memungkinkan jaringan Wireless LAN disadap dan diserang, serta kompatibilitas antar produk-produk Wi-Fi™. Teknologi Wireless LAN masih akan terus berkembang, namun IEEE 802.11b akan tetap diingat sebagai standar yang pertama kali digunakan komputer untuk bertukar data tanpa menggunakan kabel.

Standar IEEE 802.11

a. IEEE 802.11a
Standar 802.11a (disebut WiFi 5) memungkinkan bandwidth yang lebih tinggi (54 Mbps throughput maksimum, 30 Mbps dalam praktek). Standar 802.11a mengandung 8 saluran radio di pita frekuensi 5 GHz.
Standard IEEE 802.11a bekerja pada frekuensi 5GHz mengikuti standard dari UNII (Unlicensed National Information Infrastructure). Teknologi IEEE 802.11a tidak menggunakan teknologi spread-spectrum melainkan menggunakan standar frequency division multiplexing (FDM).
Tepatnya IEEE 802.11a menggunakan modulasi orthogonal frequency division multiplexing (OFDM). Regulasi FCC Amerika Serikat mengalokasikan frekuensi dengan lebar 300MHz di frekuensi 5GHz. Tepatnya 200MHz di frekuensi 5.150 - 5.350 Mhz. Dan sekitar 100MHz bandwidth pada frekuensi 5.725 - 5.825 Mhz.
Di Amerika Serikat, FCC mengatur agar kekuatan maksimum daya pancar yang boleh digunakan adalah:
• 100MHz band yang pertama hanya diperkenankan dipergunakan dengan daya maksimum 50mW.
• 100MHz band yang kedua diperkenankan dengan untuk kekuatan pemancar maksimum 250mW.
• 100MHz band yang teratas dirancang untuk backbone jarak jauh dengan kekuatan maksimum pemancar 1Watt.

Untuk mengantisipasi tingkat redaman yang tinggi pada frekuensi 5GHz tidak heran jika kita melihat maksimum power dari pemancar yang mencapai 1Watt.
Di Indonesia, terus terang kami lebih banyak menggunakan maksimum power di semua band karena memang kita lebih banyak menggunakan band ini untuk backbone jarak jauh untuk berbagai titik yang ada.
Ada delapan (8) kanal pada band 5150-5350 Mhz yang tidak saling mengganggu. Pengalaman mengoperasikan peralatan 5GHz, seluruhnya biasanya total sekitar 12-13 kanal yang tidak saling overlap yang bisa kita gunakan.
Kalau kita ingat baik-baik, maka pada frekuensi 2.4GHz biasanya hanya ada tiga (3) channel yang tidak saling overlap.

b. IEEE 802.11b
Standar 802.11b saat ini yang paling banyak digunakan satu. Menawarkan thoroughput maksimum dari 11 Mbps (6 Mbps dalam praktek) dan jangkauan hingga 300 meter di lingkungan terbuka. Ia menggunakan rentang frekuensi 2,4 GHz, dengan 3 saluran radio yang tersedia.

c. IEEE 802.11c
Standar 802.11c (disebut WiFi), yang menjembatani standar 802.11c tidak menarik bagi masyarakat umum. Hanya merupakan versi diubah 802.1d standar yang memungkinkan 802.1d jembatan dengan 802.11-perangkat yang kompatibel (pada tingkat data link).

d. IEEE 802.11d
Standar 802.11d adalah suplemen untuk standar 802.11 yang dimaksudkan untuk memungkinkan penggunaan internasional 802,11 lokal jaringan. Ini memungkinkan perangkat yang berbeda informasi perdagangan pada rentang frekuensi tergantung pada apa yang diperbolehkan di negara di mana perangkat dari.

e. IEEE 802.11e
Standar 802.11e yang dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas layanan pada tingkat data link layer. Tujuan standar ini adalah untuk menentukan persyaratan paket yang berbeda dalam hal bandwidth dan keterlambatan transmisi sehingga memungkinkan transmisi yang lebih baik suara dan video.
IEEE 802.11e adalah sebuah amandemen dari 802.11 yang khusus membahas tentang perbaikan Quality of service pada 802.11 dengan menambahkan beberapa fungsi tertentu pada MAC layer. IEEE 802.11e mendefinisikan fungsi koordinasi baru dinamakan Hybrid Coordination Function (HCF). HCF menyediakan mekanisme akses baik secara terpusat yaitu HCF Controlled Channel Access (HCCA) maupun secara terdistribusi yaitu Enhanced Distributed Channel Access (EDCA).

1. Enhanced Distributed Channel Access (EDCA) dirancang untuk menyediakan QoS dengan menambahkan fungsi pada DCF. Pada MAC layer, EDCA mendefinisikan empat FIFO queue yang dinamakan Access Category (AC) yang memiliki parameter EDCA tersendiri. Mekanisme aksesnya secara umum hampir sama dengan DCF, hanya saja durasi DIFS digantikan dengan AIFS. Sebelum memasuki MAC layer, setiap paket data yang diterima dari layer di atasnya di-assign dengan nilai prioritas user yang spesifik antara 0 sampai 7. Setiap paket data yang sudah diberi nilai prioritas dipetakan ke dalam Access Category seperti pada tabel nilai parameter EDCA berbeda untuk AC yang berbeda. Parameter-parameter tersebut adalah :
• AIFS (Arbitration Inter-Frame Space) Setiap AC memulai prosedur backoff atau memulai transmisi setelah satu periode waktu AIFS menggantikan DIFS.
• CWmin, CWmax. Nilai backoff counter merupakan nilai random terdistribusi uniform antara contention window CWmin dan CWmax.
• TXOP (Transmission Opportunity) limit, durasi maksimum dari transmisi setelah medium diminta. TXOP yang diperoleh dari mekanisme EDCA disebut EDCA-TXOP. Selama EDCA-TXOP, sebuah station dapat mentransmisikan multiple data frame dari AC yang sama, dimana periode waktu SIFS memisahkan antara ACK dan transmisi data yang berurutan. TXOP untuk setiap AC ke-i didefinisikan sebagai TXOP [i]=(MSDU[i]/R)+ACK+ SIFS + AIFS[i], MSDU [i] adalah panjang paket pada AC ke-i. R adalah rate transmisi physical, ACK adalah waktu yang dibutuhkan untuk mentransmisikan ack, SIFS adalah periode waktu SIFS, AIFS[i] adalah waktu AIFS pada AC ke-i.

2. HCF Controlled Channel Access (HCCA)menyediakan akses ke medium secara polling. HC menggunakan PCF Interframe Space (PIFS) untuk mengontrol kanal kemudian mengalokasikan TXOP pada station . Polling dapat berada pada periode contention (CP), dan penjadwalan paket dilakukan berdasarkan Traffic Spesification (TSPEC) yang diperbolehkan.

3. Fuzzy Logic, Metode ini sudah banyak dipakai pada sistem kontrol karena sederhana, cepat dan adaptif. Sistem Inferensi Fuzzy (FIS) adalah sistem yang dapat melakukan penalaran dengan prinsip serupa seperti manusia melakukan penalaran dengan nalurinya. FIS tersebut bekerja berdasarkan kaidah-kaidah linguistik dan memiliki algoritma fuzzy yang menyediakan sebuah aproksimasi untuk dimasuki 3 analisa matemati.
Untuk memperoleh output, diperlukan 3 tahapan yaitu : 

1. Fuzzification merupakan suatu proses untuk mengubah suatu peubah masukan dari bentuk tegas (crisp) menjadi peubah fuzzy (variabel linguistik) yang biasanya disajikan dalam bentuk himpunan-himpunan fuzzy dengan fungsi keanggotaannya masing-masing.

2. Rule evaluation (Evaluasi aturan) merupakan proses pengambilan keputusan (inference) yang berdasarkan aturan-aturan yang ditetapkan pada basis aturan (rules base) untuk menghubungkan antar peubah-peubah fuzzy masukan dan peubah fuzzy keluaran.

3. Defuzzification, Input dari proses defuzzifikasi adalah suatu himpunan fuzzy yang diperoleh dari komposisi aturan-aturan fuzzy, sedangkan output yang dihasilkan merupakan suatu bilangan pada domain himpunan fuzzy tersebut. Jika diberikan suatu himpunan fuzzy dalam range tertentu, maka harus dapat di ambil suatu nilai crisp tertentu sebagai output.
f. IEEE 802.11f
Standar 802.11f adalah rekomendasi untuk jalur akses vendor produk yang memungkinkan untuk menjadi lebih kompatibel. Ia menggunakan Inter-Access Point Protocol Roaming, yang memungkinkan pengguna roaming transparan akses beralih dari satu titik ke titik lain sambil bergerak, tidak peduli apa merek jalur akses yang digunakan pada infrastruktur jaringan. Kemampuan ini juga hanya disebut roaming.

g. IEEE 802.11g
Standar 802.11g menawarkan bandwidth yang tinggi (54 Mbps throughput maksimum, 30 Mbps dalam praktek) pada rentang frekuensi 2,4 GHz. Standar 802.11g mundur-kompatibel dengan standar 802.11b, yang berarti bahwa perangkat yang mendukung standar 802.11g juga dapat bekerja dengan 802.11b.
Dalam evolusi WLAN adalah pengenalan IEEE 802.11g. Ini merupakan standar IEEE 802.11g akan secara dramatis dapat meningkatkan performa WLAN. IEEE 802.11g adalah sebuah standar jaringan nirkabel yang bekerja pada frekuensi 2,45 GHz dan menggunakan metode modulasi OFDM. 802.11g yang dipublikasikan pada bulan Juni 2003 mampu mencapai kecepatan hingga 54 Mb/s pada pita frekuensi 2,45 GHz, sama seperti halnya IEEE 802.11 biasa dan IEEE 802.11b. Standar ini menggunakan modulasi sinyal OFDM, sehingga lebih resistan terhadap interferensi dari gelombang lainnya.
Sensitivitas Kecepetan Standar 802.11g
h. IEEE 802.11h
Standar 802.11h standar yang dimaksudkan untuk menyatukan standar 802.11 dan standar Eropa (HiperLAN 2, maka h dalam 802.11h) sementara Eropa sesuai dengan peraturan yang terkait dengan penggunaan frekuensi dan efisiensi energi.

i. IEEE 802.11i
Standar 802.11i yang dimaksudkan untuk meningkatkan keamanan data transfer (dengan mengelola dan mendistribusikan kunci, dan menerapkan enkripsi dan otentikasi). Standar ini didasarkan pada AES (Advanced Encryption Standard) dan dapat mengenkripsi transmisi yang beroperasi pada 802.11a, 802.11b dan 802.11g teknologi.

j. IEEE 802.11j
The 802.11j standar adalah peraturan Jepang apa 802.11h adalah peraturan Eropa.

k. IEEE 802.11n
IEEE 802.11n merupakan salah satu standarisasi yang sudah direvisi dari versi sebelumnya IEEE 802,11-2.007 sebagaimana telah dirubah dengan IEEE 802.11k-2008, IEEE 802.11r-2008, IEEE 802.11y-2008, dan IEEE 802.11w-2009, dan didasarkan pada standar IEEE 802.11 sebelumnya dengan menambahkan Multiple-Input Multiple-Output (MIMO) dan 40 MHz saluran ke layer fisik, dan frame agregasi ke MAC layer.

l. IEEE 802.11r
Standar 802.11r yang telah dikembangkan sehingga dapat menggunakan sinyal infra-merah. Penggunaan teknologi nirkabel versi 802.11r akhirnya disahkan oleh badan standarisasi IEEE dunia. Standar ini memungkinkan wifi akses point untuk saling mem-back up.
Dilansir melalui PC World, Selasa (2/9/2008), IEEE telah berhasil mengesahkan standar 802.11r-2008 ini pada tanggal 15 Juli lalu.
Standar ini dapat memfungsikan perangkat wi-fi sama halnya dengan ponsel, hanya dengan menghubungkan masing-masing akses point wi-fi seperti halnya menghubungkan masing-masing BTS yang ada di teknologi seluler.
Artinya, sebuah perangkat ponsel yang menggunakan bantuan teknologi VoIP (voice over internet protokol) dapat digunakan secara mobile selama terdapat akses point wi-fi di daerah tersebut. Bahkan setiap pergeseran yang terjadi juga memungkinkan akses point satu dengan lainnya untuk mem-back up. Sayangnya, jika Seluler dapat menjangkau BTS-BTS dengan jarak yang cukup jauh, akses point wi-fi hanya dapat mencakup koneksi perangkat dengan jarak dekat.
Dengan begitu maka bantuan aplikasi keamanan wi-fi sangat dibutuhkan untuk mencegah masuknya virus, spam maupun aplikai jahat lainnya yang dapat merusak perangkat. Aplikasi secure connection ini membutuhkan waktu sekira 50 milisecond. Lebih cepat dibandingkan secure connection milik sistem nirkabel lainnya.
Selain itu, aliansi wi-fi telah berhasil menguji coba menggunakan layanan telepon VoIP dengan menggunakan sinyal wi-fi bernama Voice Personal. Pada bulan Juni, aliansi tersebut mengembangkan program sertifikasi yang telah menyetujui perangkat koneksi jaringan milik Intel dengan seri 4965AGN dan Intel 3945ABG. Kedua perangkat tersebut telah diuji coba interoperabilitasnya.


Semoga Bermanfaat !
sumber

Rabu, 28 November 2012

Cara Mengembalikan Task Manager Windows Yang Hilang




Kali ini Saya akan membahas Cara Mengembalikan Task Manager Windows Yang Hilang.
Windows Task Manager adalah salah satu program yang sudah ada pada OS Windows, Task Manager berfungsi untuk mengetahui program, system, aplikasi, network apa saja yang sedang berjalan di komputer kita.

Cara memunculkan Task Manager adalah dengan menekan tombol Ctrl+Alt+Del atau Ctrl+Shift+Esc atau dengan klik kanan pada taskbar lalu klik Start Task Manager.
Contoh ↓


Task Manager terkadang tidak bisa dibuka, hal ini biasanya dikarenakan oleh perbuatan virus yang sengaja mendisable Task Manager agar virus tersebut tidak terlihat di Task Manager.


Cara mengaktifkan Task Manager Yang Disable :

  • Langkah pertama
Ini dilakukan dengan asusmi bahwa komputer Anda sudah terbebas dari virus (lakukan pembersihan virus pada komputer Anda terlebih dahulu), jika sudah.
Masuk regedit dengan cara ketik regedit pada run menu, caranya klik tombol Start+Run kemudian ketik regedit dan tekan Enter atau klik OK.

Kalau regeditnya tidak bisa muncul, cara mudahnya gunakan aplikasi tambahan misal smadav (atau yang lain).



  • Langkah kedua
Klik menu Edit kemudian pilih Find dan ketikkan kata DisableTaskMgr (penulisan tidak tegantung huruf kecil/besar) kemudian klik Find Next hingga menemukan data seperti berikut ↓


bila sudah menemukan data seperti di atas maka ikuti langkah berikut ini ↓

  • Langkah ketiga
Mengubah Value data DisableTaskMgr dengan cara double klik pada kata DisableTaskMgr dan ubah angka 1 (satu) menjadi 0 (nol) dan tekan ENTER atau klik OK dengan maksud agar Task Manager di enable kan.

  • Langkah keempat
Tutup/Close regedit dan coba tekan CTRL + ALT+ DEL atau Ctrl+Shift+Esc atau klik kanan pada taskbar dan pilih task manager.


Selamat Mencoba dan Semoga Bermanfaat !

Minggu, 25 November 2012

Cara Membangun (Membuat) Jaringan Komputer


Kali ini Saya akan membahas mengenai jaringan komputer.
Di sekolah Saya di kelas XI sudah diajarkan mengenai jaringan komputer, bagi yang sekolahnya bukan jurusan teknik komputer jaringan mungkin belum tahu apa itu jaringan.
Baiklah Saya akan membahas satu-persatu tentang jaringan yang telah Saya pelajari.


Jaringan Komputer adalah sekumpulan komputer yang saling terhubung dan dapat saling berkomunikasi. Untuk saling berkomunikasi dibutuhkan sebuah bahasa yaitu protokol.

Keuntungan Menggunakan jaringan Komputer :

  1. Sharing Resources (Penggunaan sumber daya bersama-sama)
    Yang dapat disharing :
    • Data
    • Hardware (CDROM, floppy drive, internet)
    • Akses Internet
  2. Realibilitas Tinggi
    Komputer yang memiliki jaringan dapat membackup data yg dimilikinya dengan cepat di PC yang lain, shg apabila ada kerusakan di satu komputer, maka data tidak serta merta hilang. Data akan lebih aman dan terjamin.
  3. Efektivitas Waktu dan Biaya
    Dengan jaringan komunikasi dapat dilakukan dengan kebih cepat, misal dengan chatting kita dapat berkomunikasi lebih cepat. Selain itu juga dapat menghemat biaya, misalnya dengan penggunaan komputer2 biasa secara bersama-sama untuk pekerjaan yang berat dibanding dilakukan oleh super komputer yang memiliki kemampuan tinggi tapi harganya juga sangat mahal.

Dari besarnya jaringan dibagi atas 3, yaitu :

  1. LAN (Local Area Network) = jaringan yang lingkupnya berupa suatu area tertentu, misalnya di dalam satu gedung atau satu perusahaan. Dalam bentuk jaringan ini setiap PC memiliki IP yang hanya bisa diakses oleh jaringan pada jaringan LAN saja yaitu IP Private.
  2. WAN (Wide Area Network) = jaringan yang lingkupnya lebih luas, misalnya di gedung yang berbeda atau bahkan antar kota. Dimana untuk bentuk jaringan ini akan berhubungan satu sama lain seakan-akan mereka dalam satu jaringan yang sama. Salah satu penerapannya adalah penggunaan VPN (Virtual Private Network) yang digunakan pada pemilu yang lalu.
  3. Internet = jaringan yang meliputi seluruh dunia. Pada jaringan ini setiap PC yang terhubung memiliki alamat IP yang dapat diakses oleh PC di seluruh dunia, jenis IP ini adalah IP public.

Komponen dan Perlengkapan LAN :

  1. Topologi Jaringan (Bentuk dan konfigurasi jaringan)
    Terbagi atas 3 :
    1. Bus
              ---           ---           ---
      | A | | B | | C |
      --- --- ---
      | | |
      ------------------------------------

      Pada topologi ini semua komputer terhubung dengan satu jalur dimana pada satu jalur ini semua komunikasi jaringan terjadi. Pada bentuk seperti ini ketika ada PC mengirimkan data bersama dan data itu bertemu maka akan terjadi benturan (collision) yang menyebabkan jaringan mati sesaat.
      Keuntungan :
      • Pengembangan jaringan relatif mudah
      • Kerusakan satu PC tidak merusak keseluruhan jaringan
      • Biaya pembuatan relatif kecil
      Kerugian :
      • Dalam sekali waktu hanya satu PC yang bisa mengirimkan data
      • Benturan/Colision yang terjadi akan menyebabkan terjadi pelambatan dalam pengiriman data
    2. Token - Ring
      	    ---           ---
      | A |---------| C |
      --- ---
      | |
      | |
      --- ---
      | B |---------| D |
      --- ---
      Pada topologi ini semua PC pada jaringan tersebut terhubung satu sama lain membentuk suatu jaringan yang tertutup (loop). Dimana pada jaringan ini terdapat sebuah token yang berputar-putar di dalamnya, tokem ini akan diterima oleh PC ketika PC itu akan mengirimkan data.
      Keuntungan :
      • Tidak mungkin terjadi adanya benturan data, dikarenakan dalam satu waktu hanya satu komputer yang bisa mengirim data.
      Kerugian :
      • Kerusakan satu komputer dapat menyebabkan rusaknya satu jaringan. Dikarenakan jaringan tidak menjadi jaringan tertutup lagi.
      • Pengembangan jaringan akan menjadi relatif lebih sulit.
    3. Star
                            ---
      | A |
      ---
      |
      |
      --- ------------ ---
      | B |-----|Konsentrator|-----| C |
      --- ------------ ---
      |
      |
      ---
      | D |
      ---
      Pada bentuk jaringan star terdapat satu komputer/node yang menjadi tempat terhubungnya semua komputer. Pada tpologi ini ketika beberapa komputer mengirimkan data bersamaan maka konsentrator akan melakukan switching dimana satu sambungan akan diteruskan dan sabungan yang lain akan diblock sementara dan dilakukan secara bergiliran. karena pengiriman data dibagi paket per paket maka proses switching tidak berlangsung lama.
      Keuntungan :
      • Pengembangan jaringan lebih mudah.
      • Kerusakan salah satu client tidak merusak jaringan.
      • Beberapa komputer dapat mengirimkan data bersama-sama dalam sekali waktu.
      Kerugian :
      • Konsentrator menjadi alat yang sangat vital, dimana kerusakan dibagian ini akan membuat seluruh jaringan mati
      • Penggunaan kabel reltif boros
  2. Komputer Server = komputer yang bertindak melayani koneksi jaringan
  3. Komputer Client = komputer yang digunakan oleh user atau client.
  4. Media Penghubung Media penghubung ada dua macam :
    1. Menggunakan Kabel (wireline)
    2. Menggunakan gelombang radio (tanpa kabel/wireless)

    Jenis Kabel Yang dipakai :
    1. Kabel Coaxial :
      Adalah tipe kabel yang bentuknya sama dengan kabel antena TV. Jenis kabel ini memiliki pelindung terhadap induksi oleh karena itu sering dipakai pada outdoor. Pada bagian ujung-ujungnya dibutuhkan terminator untuk menutup jaringan dengan kabel ini.
      dibagi atas 2 :
      • Thinnet : Menggunakan kabel thin coaxial, konektor RG-58, dengan panjang 0,5-185m dengan jumlah komputer terhubung 30 PC
      • Thicknet : Menggunakan kabel thick coaxial, konektor DIX, panjang 500m dengan jumlah komputer terhubung 100 PC, dimana pada kabel ini dibutuhkan transceiver antara komputer dengan kabel jaringan. Panjang kabel transceiver maks 50m.
      Kecepatan transfer data dengan kabel ini 10Mbps / 100Mbps
    2. Kabel Twisted Pair :
      Adalah tipe kabel yang terdiri atas 8 kabel kecil. Jenisnya dibagi atas UTP (Unshielded Twisted Pair) dan STP (Shielded Twisted Pair), walaupun UTP yang paling sering dipakai karena murah.
      Konektor yang digunakan RJ-11 (untuk telepon) dan RJ-45, Panjang maks 100m, kecepatan transfer data 10/100Mbps.
      Pada jenis kabel ini kita mengenal dua macam pemasangan, yaitu :
      • Straight Cable : digunakan untuk pemasangan dari Hub-PC. Urutannya :
                     Putih Orange ------------------- Putih Orange
        Orange ------------------- Orange
        Putih Hijau ------------------- Putih Hijau
        Biru ------------------- Biru
        Putih Biru ------------------- Putih Biru
        Hijau ------------------- Hijau
        Putih Coklat ------------------- Putih Coklat
        Coklat ------------------- Coklat
      • Cross Cable : digunakan untuk pemasanagan peer to peer, yaitu dari PC-PC atau Hub-Hub. Urutannya (Gunakan Rumus 1-3,2-6) :
                 Putih Orange -----------\ /----- Putih Hijau
        Orange --\ /-----\------ Hijau
        Putih Hijau ---\-/-----/ \----- Putih Orange
        Biru ----\-------------- Biru
        Putih Biru ---/-\------------- Putih Biru
        Hijau --/ \------------ Orange
        Putih Coklat ------------------- Putih Coklat
        Coklat ------------------- Coklat
      Catatan : Di atas adalah jenis konfigurasi yang standar yang apabila tidak pasang dengan urutan ini maka akan berkurangnya kecepatan transfer data. Kenapa dikarenakan pada dasar hanya digunakan 4 kabel yaitu po, o, ph dan h. Dan bila salah maka yg digunakan adalah kabel yang tidak diperuntukkan untuk data dimana hambatannya lebih besar.
    3. Kabel Fiber Optic :
      Adalah jenis kabel yang berbeda dengan yg lain dimana core (inti) dari kabel ini berupa serat optic, dan yang dikirimkan buka listrik melainkan cahaya. Cahaya dihantarkan dengan dipantulkan di dalam serat optic oleh karena itu untuk menggunakan kabel ini listrik harus diubah menjadi cahaya dulu baru dihantarkan.
      Karena yang dihantarkan adalah cahaya maka kecepatannya jauh lebih cepat dibanding dengan yang lain, yaitu mencapai hingga 1Gbps.
    Dengan Wireless :
    1. WiFi (Wireless Fidelity)
      Adalah jenis sambungan tanpa kabel dimana ia menggunakan gelombang radio.
      Adapun spesifikasinya :
            ---------------------------------------------------------------------------------
      | Keterangan | IEEE802.11a | IEEE802.11b | IEEE802.11g |
      ---------------------------------------------------------------------------------
      | Frequency | 5 GHz | 2.4 GHz | 2.4 Ghz |
      | Transfer Data | 54Mbps | 11 Mbps | 54 Mbps |
      | Jarak Tempuh Indoor | 50m | 100m | 100m |
      ---------------------------------------------------------------------------------

      Dengan menggunakan koneksi wireless semakin besar frekuensi semakin tahan terhadap gangguan, tetapi semakin pendek jarak tempuhnya dan semakin lurus arah pancarnya.
      IEEE802.11n memiliki kecepatan hingga 100Mbps tetapi untuk saat ini hanya bisa digunakan bila menggunakan wifi card dan access point yang bermerk sama.
      Pada wireless demi keamanan digunakan enkripsi untuk keamanan data tetapi hal ini menyebabkan turunnya kecepatan transfer data.
    2. WiMAX Adalah sambungan wireless yang jangkauannya lebih luas dengan jarak tempuh yang bisa mencapai satu kota dan kecepatan hingga 70Mbps.
  5. Perangkat Jaringan :
    1. NIC (Network Interface Card) : Ethernet, Fast ethernet, Token-ring, FDDI
    2. Repeater : alat yang digunakan untuk menguatkan signal jaringan yang mulai melemah. Jadi dalam hal ini alat ini tidak melakuakan kontrol khusus pada lalu lintas yang terjadi pada jaringan.
    3. Hub : adalah multiport repeater. Jadi memiliki fungsi yang sama dengan repeater.
    4. Bridge : Bridge memiliki tugas yang sama, yaitu meneruuskan sinyal jaringan ke jaringan yang lain. Tetapi untuk bridge alat ini membagi kedua jaringan yang terhubung menjadi dua segmen yang berbeda. Efeknya adalah sinyal sync jaringan hanya akan diberikan hanya ke jaringan yang terdapat tujuan darin sinyal jaringan tersebut. Pembagian seperti ini dinamakan collision domain. Pembagian collision domain dan pembagian segmen tersebut dilakukan bridge dengan mencatat IP Address dan MAC Address dari PC tujuan sehingga hal ini disimpan di memory switch dalam bentuk Tabel ARP.
    5. Switch : switch adalah multiport bridge. Jadi memiliki fungsi yang sama dengan bridge.
    6. Modem : alat yang digunakan bilamana kita ingin terhubung dengan jaringan internet. Macam-macamnya :
      • Dial Up Modem adalah jenis modem yang menggunakan metode dialup. Dimana pada modem ini untuk sambungan data dan suara berada satu jalur, sehingga hanya satu saja yang bisa berfungsi. Untuk kecepatan max 56kbps. Untuk jenis ini pembayaran dilakukan dengan berapa lama terjadinya koneksi (jadi pulsa telepon dan tarif internet).
      • DSL Modem adalah jenis modem yang menggunakan sambungan PPPoE. Diamana pada modem ini sambungan data dan suara pada frekuensi yang berbeda sehingga tidak mengganggu. Untuk jenis ini koneksi dilakukan 24 jam nonstop, sehingga pembayaran dilakukan dengan quota, misal 500MB. Kecepatan rata-rata 512Kbps-1Mbps.
      • Cable Modem adalah jenis modem yang menggunakan fasilitas dari TV Kabel. Media Transmisi bukan dari telepon tetapi dari sambungan televisi. Kecepatan sekitar 512Kbps.
      • Fixed Wireless adalah jenis sambungan internet dengan cara memberikan akses internet secara wireless dimana parabola dari client harus diarahkan langsung ke tower dari ISP. Jarak maksimal 3 km.
      • CDMA modem adalah jenis sambungan internet wireless dengan menggunakan sambungan telepon CDMA. Dengan begini akses internet dapat dilakukan secara mobila. Untuk pembayaran dilakukan dihitung dari berapa jumlah KB yang didownload dalam 1 detik.
    7. Gateway : alat yang digunakan untuk penghubung 2 jaringan yang berbeda. Dengan adanya gateway ini 2 jaringan yang berbeda bisa saling komunikasi. Biasanya gateway digunakan untuk menghubungkan LAN dengan internet.
    8. Router : alat yang digunakan untuk mengatur lalu lintas yang terjadi di jaringan. Misalnya berapa arus yang masuk, data diarahkan ke mana, dll. Biasanya modem juga merupakan suatu router.
    9. DNS (Domain Name Server) : alat yang memberikan layanan untuk mengenali suatu komputer dengan nama domain bukan nomor ip. Dengan adanya DNS ini kita bisa mencari suatu site dengan menuliskan nama domainnya yang lebih mudah diingat.
  6. Protokol
    Supaya antar komputer dengan komputer yang lain dibutuhkan suatu bahasa yang sama dimana tidak bergantung dengan aplikasi yang dipakai dan hardware yang dipasang, oleh karena itu dibutuhkan protokol. Protokol yang paling umum digunakan adalah TCP/IP (Transmision Control Protocol/Internet Protocol). Untuk penanda untuk setiap komputer digunakan suatu alamat yaitu dengan IP address.
    IP Address dengan IPv4 :
    1. Terdiri atas 32 bit bilangan biner, yang terbagai atas 4 oktet yang dibatasi oleh titik, dimana setiap oktet terdiri atas 8 bit atau 1 byte.
      jadi 192.168.10.1 sebenarnya adalah 11000000.10101000.00001010.00000001
      Jumlah paling kecil dari satu oktet jadi adalah 00000000 atau 0 dan yang paling besar 11111111 atau 255
    2. Untuk penentuan suatu PC berada pada jaringan yang mana, maka dibutuhkan klasifikasi. Untuk internet tidak dibutuhkan klasifikasi lagi.
      Untuk IP Private terdapat 3 kelas, yaitu :
      • Kelas A :
        Pada 1 byte pertama digunakan sebagai net id (alamat jaringan) dan 3 byte sisanya adalah host id (alamat PC).
        Penandaan kelas dilakukan dengan memberikan netmask, yaitu : 255.0.0.0 atau 11111111.00000000.00000000.00000000
        Contoh suatu IP 64.10.90.1 dengan netmask 255.0.0.0 maka
                      IP:     64 | 10.90. 1
        nm: 255 | 0. 0. 0
        ---------------------------
        net id: 64 | 0. 0. 0
        host id: | 10.90. 1 ==> Jumlah maks host id 256x256x256
      • Kelas B :
        Pada 2 byte pertama digunakan sebagai net id (alamat jaringan) dan 2 byte sisanya adalah host id (alamat PC).
        Penandaan kelas dilakukan dengan memberikan netmask, yaitu : 255.255.0.0 atau 11111111.11111111.00000000.00000000
        Contoh suatu IP 129.11.170.5 dengan netmask 255.255.0.0 maka
                      IP:    129. 11 | 170.5
        nm: 255.255 | 0.0
        ---------------------------
        net id: 129. 11 | 0.0
        host id: | 170.5 ==> Jumlah maks host id 256x256
      • Kelas C :
        Pada 3 byte pertama digunakan sebagai net id (alamat jaringan) dan 1 byte sisanya adalah host id (alamat PC).
        Penandaan dilakukan dengan memberikan netmask, yaitu : 255.255.255.0 atau 11111111.11111111.11111111.00000000
        Contoh suatu IP 192.168.10.5 dengan netmask 255.255.255.0 maka
                      IP:    192.168. 10 | 5
        nm: 255.255.255 | 0
        ---------------------------
        net id: 192.168. 10 | 0
        host id: | 5 ==> Jumlah maks host id 256
    3. Penulisan IP Address misalnya bisa menggunakan prefiks
      misal IP address 64.10.90.1 kelas A dapat ditulis sbb 64.10.90.1/8 dimana 8 disini adalah jumlah bit netmask. Untuk net idnya bisa ditulis 64.0.0.0/8 atau 64/8
      misal IP address 192.168.10.5 kelas C dapat ditulis sbb 192.168.10.5/24 untuk net idnya bisa ditulis 192.18.10.0/24 atau 192.168.10/24
    4. Berapa larangan dalam menentukan IP Address :
      • 127 tidak boleh digunakan sebagai net id dikarenan net id 127/8 digunakan sebagai IP loopback, yaitu IP yang mengarah PC itu sendiri.
      • 0 tidak boleh digunakan sebgai net id dikarenakan net id 0/0 digunakan untuk pengarahan ke semua komputer di internet.
      • 255 tidak boleh digunkan sebagai net id atau host name dikarenakan 255 digunakan untuk netmask dan IP broadcast (IP yang mengarah ke seluruh komputer pada jaringan).
    5. Aplikasi Jaringan :
      1. WWW (World Wide Web) adalah aplikasi yang disebut dengan web, menggunakan protokol HTTP (Hypertext Transfer Protocol). Untuk mengaksesnya kita menggunakan Web Browser seperti IE atau Mozilla.
      2. FTP (File Transfer Protocol) adalah aplikasi untuk transfer data. Untuk mengaksesnya menggunakan FTP Client (FileZilla, CuteFTP, GFTP, KBear, dll) atau dari Windows Explorer.
      3. E-Mail adalah aplikasi untuk mengirimkan surat elektronik, yaitu dengan protokol SMTP (Protokol untuk pengiriman surat) dan POP3 (Protokol untuk pengambilan surat). Untuk menggunakan dengan E-Mail Client (Outluk Express, Mozilla Thunderbird, Evolution, dll) atau dari web browser.
      4. Chatting adalah aplikasi untuk komunikasi secara real time di internet. aplikasi Chatting yang ada IRC, YahooMessenger, Jabber, MSN, ICQ, dll.
      5. Remote adalah aplikasi untuk remote PC dari jarak jauh. aplikasi remote telnet (not encrypted), SSH (encrypted), dan VNC (graphical).
      6. Sharing adalah aplikasi untuk pertukaan data. apliksi yang digunakan samba, NFS, dll.
    Sumber :
    • Soriano, Edwin S."Nets, webs and Information Infrastructure". May 2003. e-ASEAN Task Force. UNDP-APDIP
    • Ardiansyah, Dani. "Teknologi Jaringan Komputer". ilmukomputer.com.
    • Fahrial, Jaka. "Teknik Konfigurasi LAN". ilmukomputer.com.
    • "Pengantar Komputer dan Internet". Diktat Perkuliahan PPST. LP3T-NF.
    • White, Ron. PC Computing : �How Computers Work�.Ziff-Davis Press Emeryville, California.
    • wikipedia.org
    • howstuffworks.com

Senin, 05 November 2012

Macam-macam Software Pengolah Angka (Spreadsheet)


Kali ini Saya akan memberitahu macam-macam software pengolah angka (spreadsheet).
Biasanya yang kita tahu hanya MS.Office Excel, tetapi ternyata ada spreadsheet yang gunanya sama.
Ya sudah langsung saja lihat spreadsheet yang sangat membantu untuk mengolah angka.

1. Kspread

Merupakan aplikasi pengolah angka (spreadsheet) yang bersifat open source dan multiplatform. Jika kita menginginkan aplikasi ini, maka aplikasi ini dapat didownload di www.koffice.org. Berikut ini adalah tampilan dari Kspread.


2. StarOffice Calc

Merupakan aplikasi pengolah angka (spreadsheet) yang bersifatmultiplatfom. Kelebihan dari StarOffice Calc adalah kemampuanya untuk mengklarifikasi data yang ditempakan di lembaran kerja dan membantu pengguna untuk membuat grafik dari data tersebut. Selain itu adalah kemampuannya mengkonversi data dengan aplikasi pengolah angka lain.


3. OpenOffice Calc

Adalah aplikasi pengolah angka yang besifat open source danmulti platform. OpenOffice Calc cenderung lebih mudah digunakan karena tombolnya yang didesain sedemikian rupa sehingga mudah dijalankan. Kita dapat men-download aplikasi ini dari www.openoffice.org.


4. Gnumeric

Adalah aplikasi pengolah angka yang merupakan keluarga dari GNOME Office. Gnumeric bersifat open source dan multiplatform. Gnumeric memiliki tampilan GUI yang user friendly di mana jendela Gnumeric dilengkapi dengan menu-menu dan tombol-tombol toolbar.


5. Abacus

Adalah aplikasi pengolah angka yang hanya membutuhkan memori kecil dan sangat mudah digunakan. Awalnya Abacus dikembangkan sebaggai proyek mahasiswa di Universitas IST, Portugal di bawah bimbingan Prof. Arlindo Oliveira. Abacus memiliki tampilan yang sangat mudah untuk digunakan layaknya aplikasi pengolah angka yang lain.


6. WingZ

Adalah program aplikasi pengolah angka yang bersifat multiplatform. Kelebihan dari wingz adalah sifatnya yang freeware meski dibatasi hanya untuk penggunaan non komersial dan tidak untuk dijual kembali.


7. XESS

Adalah aplikasi pengolah angka yang dibuat oleh AIS (Applied Information System - www.ais.com). XESS bersifat multiplatform. XESS dibuat dalam versi yaitu “enterprise” untuk penggunaan di tingkat perusahaan, dan “lite” untuk pengguna perorangan. Kelemahan yang dimiliki oleh XESS adalah harganya yang sangat mahal, harga XESS standar dijual dengan harga $495 dan XESSPlus dengan harga $595, sdangkan Miicrosoft Excel hanya $229.


8. Xxl

Adalah aplikasi pengolah angka yang dikembangkan oleh Universitas Nice dan dapat dijalankan dikomputer dengan system Unix. Xxl mempunyai tampilan GUI yang sederhana dan mudah digunakan. Kelebihan dari Xxl adalah aplikasi ini dilengkapi dengan fungsi-fungsi kompleks yang tidak ada di aplikasi pengolah angka lain pada umumnya, karena fungsi-fungsi tersebut memang jarang digunakan oleh pengguna pada umumnya.


9. Lotus 1-2-3

Merupakan aplikasi pengolah angka yang dikeluarkan oleh IBM. Aplikasi yang termasuk dalam Lotus SmartSuite adalah Lotus Word Pro, Lotus 1-2-3, Lotus Freelance Graphics, Lotus Approach, Lotus Organizer, Lotus FastSite,dan Lotus SmartCenter. Aplikasi ini HANYA dapat di oprasikan di system operasi Windows. Lotus juga dapat mempertukarkan dokumen dengan aplikasi lain seperti Excel.


10. Microsoft Excel

Adalah aplikasi pengolah angka yang dikeluarkan oleh Microsoft, perusahaan perangkat lunak terbesar didunia. Microsoft Excel HANYA dapat di gunakan dengan system operasi Windows. Microsoft Excel dilengkapi dengan kemampuan dan fitur yang tidak dimiliki oleh aplikasi pengola angka yang lain. Excel dapat digunakan secara online, misalnya menu help yang dapat diakses melalui internet.



Semoga Bermanfaat !