Kamis, 28 Juni 2012

Tips Membuat Loading Blog Ringan

Disadari atau tidak, loading blog ikut mempengaruhi banyak tidaknya pengunjung masuk ke blog anda. Anda tentu masih ingat ketika anda kesal ketika sebuah blog yang anda kunjungi sangat lambat terbuka dengan sempurna. Dan sejak saat itu mungkin anda bertekad untuk tidak berkunjung lagi ke blog tersebut. Nah, sebelum itu terjadi pada blog anda, curigailah loading blog anda dari sekarang.

Dalam kondisi koneksi internet yang normal, pada intinya cepat lambatnya sebuah blog dibuka dipengaruhi oleh ukuran atau beban halamannya. Nah, untuk mengatasi hal ini anda bisa cermati beberapa point berikut:

Pertama:

Gunakanlah template yang minimalis, baik template bawaan maupun yang anda download dari pihak ketiga. Anda jangan mudah tergoda hanya karena kecanggihan sebuah template. Biasanya, semakin banyak variasai sebuah template maka akan semakin besarlah ukuranya. Untuk membuktikannya, cobalah anda copy seluruh kode HTML template yang anda gunakan sekarang ke file notepad atau wordpad. Kemudian lihatlah ukurannya. Jika ukurannya lebih dari 60 kb, maka lebih baik anda pertimbangkan untuk tetap menggunaknnya.

Tapi saya ingin tampilan blog yang menarik mas?
Anda sama dengan saya. Tapi jalan terbaik menurut saya adalah, silahkan anda cari template apa saja yang ringan kemudian modifikasi bagian tertentu sesuai keinginan anda. Itu lebih baik dari pada anda menggunakan template yang langsung meriah dan siap pakai.

Kedua:

Hindari menggunakan terlalu banyak widget. Karena semakin banyak jumlah widget maka semakin berat pula beban blog anda. Memang tidak bisa dipungkiri kita juga membutuhkan beberapa widget tambahan. Tapi pastikan bahwa setiap widget yang anda pasang benar-benar dibutuhkan pada blog anda.

Ketiga:

Hindari menggunakan warna-warna kontras. Biasanya warna-warna kontras agak lambat dibuka. Termasuk warna gelap. Cobalah anda perhatikan situs-situs terkenal, misalnya google, yahoo, facebook, dan sebagainya, rata-rata tampilannya sangat minimalis dengan warna dominan adalah putih. Saya juga maklum sebagian anda sangat favorit dengan warna-warna keras. Tapi pilihan tentu ada ditangan anda, apakah anda lebih mementingkan kepuasan atau loading blog anda.

Keempat:

Gunakan ukuran gambar (image) yang ringan. Ini termasuk salah satu sumber utama yang membuat blog menjadi berat. Apalagi jika blog anda adalah blog tutorial yang membutuhkan sangat banyak gambar kerja. Untuk mengatasinya, anda bisa kompres dulu setiap gambar yang akan anda gunakan. Anda bisa gunakan sebuah software pengompress file gambar yang sangat praktis seperti Advance JPEG Compressor. 

Kelima:

Hematlah menggunakan Animasi.
Gambar bergerak memang terlihat sangat menarik dari pada gambar diam. Tapi jangan lupa, file animasi termasuk jenis file yang jauh lebih berat dari file gambar. Karena itu pastikanlah bahwa anda benar-benar membutuhkannya. Jika hanya sekedar agar blog anda tampil lebih gagah, sebaiknya urungkanlah niat anda. Jangan hanya karena ulah beberapa animasi, blog anda akan ditinggalkan pengunjung. Dan ketahuilah, pada akhirnya yang dicari pengunjung bukanlah asesorries blog anda, tetapi adalah isinya.

Kenam:

Jangan memasan Video jika tidak benar-benar diperlukan. Inilah jenis fele yang paling besar. Sudah bisa dipastikan jika blog anda banyak memuat video, blog anda akan langsung macet dibuka. Mungkin anda akan membanggakan setiap video yang anda pasang. Tapi biasanya pengunjung sudah duluan minggat sebelum sempat menontonnya. Karena mereka tidak pernah berhasil menunggu blog anda terbuka dengan sempurna.

Ketujuh:

Hematlah menggunkan kode HTML dan Javascript.
Dan hindarilah menggunkan javascript jika benar-benar tidak diperlukan. Blog yang cepat diakses adalah blog yang bahasa kodenya ramping. Tidak bertele-tele. Salah satu cara yang bisa anda lalukan untuk hal ini adalah dengan mengompress halaman HTML anda dengan menggunkan software CSS Compressor.

Nah, lebih kurang itulah yang bisa anda waspadai agar loading blog anda tetap cepat dibuka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar