Tampilkan postingan dengan label Berita otomotif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita otomotif. Tampilkan semua postingan

Selasa, 16 April 2013

Polisi Dubai Ingin Memakai Mobil Ferrari untuk Patroli



Mobil polisi Dubai, Lamborghini Aventador
Jangan coba coba ngebut di jalan raya kota Dubai, polisi akan mengejar dengan mobil Supercar Ferrari yang sudah dikenal jago kecepatan dan tenaganya luar biasa. 
Kepolisian Dubai, Uni Emirat Arab rupanya belum puas dengan mobil patroli baru mereka, yaitu Lamborghini Aventador. Mereka kini berambisi memiliki mobil super lainnya, Ferrari.
Ferrari F12 Berlinetta
Dilansir Autoevolution, Selasa 16 April 2013, Kepala Polisi Dubai, Letnan Jenderal Dahi Khalfan Tamim, mengatakan Dubai adalah tempat yang megah dan mewah. Reaksi orang terhadap Lamborghini Aventador sangat positif, ini mendorong mereka untuk mendapatkan supercar lain.

Namun, kata dia, keberadaan supercar yang memiliki tenaga 700 hp itu tidak akan digunakan untuk mengejar para pengendara yang ngebut, melainkan untuk menjaga keamanan di jalan.

"Mobil-mobil sport tidak akan menderu dan mengejar pengendara ngebut. Mereka akan digunakan untuk keamanan jalan di berbagai wilayah Dubai," kata Dahi.

"Polisi Dubai memperbarui mobil patroli polisi untuk meningkatkan keamanan di jalan, sesuai dengan standar internasional yang tinggi dan perkembangan teknis," tambahnya.

Belum diketahui jenis Ferrari apa yang akan digunakan. Namun, diharapkan biaya yang dikeluarkan mencapai US$ 544,000 atau sekitar Rp5,2 miliar.

Di Dubai, Ferrari 599 GTB merupakan salah satu supercar paling populer. Jadi, kemungkinan besar kendaraan patroli terbaru mereka lainnya adalah F12 Berlinetta.

Sekedar informasi, Kuda Jingkrak asal Italia ini diperkenalkan di ajang Genava Motor Show 2012. Supercar ini memiliki bentuk lebih kecil, ringan, serta kuat dari pendahulunya, yaitu Ferrari 599 GTB.

Untuk dapur pacu, F12 Berlinetta disokong mesin V12 6.3-liter yang mampu memuntahkan tenaga hingga 730 Hp dengan torsi 509 lb-ft torsi.

Dengan tenaga sebesar itu, supercar yang diklaim lebih irit bahan bakar ini mampu berlari dari 0-100 km/jam hanya dalam 3,1 detik, sebelum mencapai kecepatan tertinggi 340 km/jam. 

Sabtu, 16 Februari 2013

Tips Merawat Kaca Film Mobil Anda



Membersihkan kaca film ti­dak harus rutin setiap hari, tapi perlu dilakukan. Hal ini untuk mencegah banyaknya debu yang menempel dan menghilangkan kotoran minyak yang bersumber dari tangan atau anggota tubuh yang lain
,Agar tidak salah langkah dalam merawat kaca film, Erwin Chusnu Teguh, General Affair Manager PT. V-Kool Indo Lestari, distributor kaca film V-Kool di Indonesia menjelaskan apa saja yang harus dilakukan pemilik mobil saat membersihkan kaca film.
Pertama jika mobilnya baru saja dipasang kaca film, masa pembersih­kan baru bisa dilakukan setelah 7 hari pemasangan. Ini disebabkan, kaca film tersebut memerlukan waktu untuk proses pengeringan agar lem-nya benar-benar menempel sempurna pada kaca. Perlu diingat pula, dalam masa pengeringan tersebut tidak disarankan membuka kaca jendela.

Diharamkan menggunakan cairan yang me­ng­andung zat kimia seperti alkohol. Penggunaan zat kimia akan merusak lapisan metal pada kaca film yang bisa mengakibatkan kaca film menjadi buram dan fungsi peredaman panas matahari menjadi tidak maksimal. 


Cukup gunakan air bersih atau bisa juga menggunakan shampoo bayi untuk membersihkan kaca film. Bahan yang terkandung dalam air atau shampoo bayi sudah cukup aman untuk digunakan saat membersihkan kaca film.

Gunakan kain yang sangat halus dan lembut untuk mengelap kaca film. Lakukan secara perlahan proses pengelapan tersebut secara satu arah. (mobil.otomotifnet.com)

Senin, 10 September 2012

Fitur Komunikasi Antar Kendaraan bisa Cegah Kecelakaan


Washington - Sistem komunikasi yang dikembangkan untuk kendaraan, hendaknya tidak hanya soal kepentingan individual penggunanya saja, tapi juga setidaknya bisa diarahkan pada terciptanya komunikasi antar kendaraan.Sejauh ini, memang pesat sekali perkembangan sistem komunikasi pada kendaraan. Di Indonesia sendiri, Ford misalnya, dengan gencar mengkampanyekan Ford Fiesta sebagai mobil yang cerdas karena sistem "Voice Command", atau teknologi lain sejenis yang menggunakan Bluetooth.

Namun, meskipun sebenarnya bisa dimungkinkan terjadi, sudahkah para produsen tersebut mengkampanyekan komunikasi antar kendaraan dari fitur yang terdapat pada produknya tersebut? Nah, ini yang perlu ditingkatkan.

Karena menurut regulator keselamatan di Amerika NHTSA, komunikasi yang tercipta diantara kendaraan dapat mengurangi empat dari lima kecelakaan yang berpotensi terjadi di jalan raya.

Kepala NHTSA, David Strickland mengatakan, pihaknya sedang bekerjasama dengan salah satu produsen kendaraan dan beberapa departemen terkait untuk mempercepat pengembangan fitur komunikasi antara kendaraan dan menjadikannya sebagai standar dari sebuah kendaraan.

Strickland percaya teknologi yang memungkinkan kendaraan untuk mengenali dan berinteraksi satu sama lain dapat mengurangi jumlah kecelakaan sebesar 80 persen, kemungkinan mengarah ke penurunan dramatis dalam jalan tol.

The Detroit Free Press melaporkan, Strickland mengatakan studi oleh University of Michigan Transportasi Research Institute sedang mempelajari sejumlah sistem komunikasi kendaraan inovatif yang akan mempengaruhi kebijakan masa depan NHTSA.

Nah, semoga saja fitur cerdas ini bisa segera terwujud, sehingga kecelakaan yang marak terjadi tidak hanya di Amerika, tapi juga di Indonesia bisa dengan signifikan dikurangi. (mobil.otomotifnet.com)


Rabu, 15 Agustus 2012

Nissan Boyong Mobil Listrik LEAF ke Indonesia

img
Jakarta - Seperti tidak mau ketinggalan dengan penggagas mobil listrik nasional, akhirnya mobil listrik Nissan yakni Nissan LEAF akan muncul di Indonesia. Apakah akan diluncurkan resmi?

"IIMS (Indonesia International Motor Show) nanti ada LEAF, belum diluncurkan," kata Vice President Director Sales dan Marketing PT Nissan Motor Indonesia Teddy Irawan kepada detikOto di kantornya, Jalan MT Haryono, Jakarta.

Menurut Teddy kehadiran LEAF di Indonesia baru sebatas edukasi kepada masyarakat Indonesia mengenai keunggulan mobil listrik tersebut.

Selain itu memberikan pengertian betapa efektifnya LEAF dalam mengurangi penggunaan bahan bakar fosil dan mengutakan lingkungan yang bersih.

Nissan LEAF pertama kali dikenalkan di Jepang pada 2009 dan dipasarkan untuk umum setahun kemudian. Harganya saat peluncuran mencapai Rp 300 jutaan.

Baterai LEAF memiliki kapasitas 24 kWh dengan daya maksimum lebih dari 90 kWh.

Baterai ini ditempatkan di tengah bodi mobil sehingga membuat LEAF seimbang dan memiliki pusat gravitasi yang rendah. Titik pusat gravitasi yang rendah membuat mobil nyaman untuk dibawa belok.

Bagaima soal motor listriknya? Motor listrik Nissan LEAF menghasilkan daya 80kW dengan torsi maksimum 280 Nm. Dengan daya segini, akselerasi LEAF pada kecepatan rendah sampai kecepatan sedang sama dengan mobil bensin yang memiliki kapasitas mesin 3.000 cc!

Ketika mobil dinyalakan bakal ada bunyi khusus, beda tentunya dengan mobil biasa yang mengeluarkan bunyi derungan mesin. Pengguna LEAF pun bisa memilih 3 suara yang berbeda.

Namun ketika dipacu kecepatannya memang tidak bisa melebihi 145 km per jam. Tapi untuk ukuran mobil listrik tetap saja, LEAF cukup jago.

Beralih ke bagian eksterior, LEAF mengusung desain smart fluidity. Minus mesin bensin, LEAF tidak perlu lagi pusing dengan desain grill radiator. Cukup desain sederhana saja di bagian depan.

Selain itu untuk membantu tambahan tenaga, sebuah modul sel surya dipasang pada LEAF varian G. Tapi sel surya ini digunakan sebagai pendukung untuk sistem navigasi dan untuk perangkat di interior saja, tidak mendukung untuk menggerakkan mobil.



Sementara interiornya menggunakan warna-warna cerah dan menyegarkan yang menyimbolkan sebuah mobil listrik.

Ramah lingkungan juga bisa terlihat pada joknya. Joknya menggunakan hasil daur ulang dari botol plastik bekas. Hasil daur ulang plastik ini memberikan tekstur jok seperti bahan suede.

Interior yang canggih bisa terlihat pada Multi information display, dan pada tongkat transmisi yang mirip tetikus untuk komputer.

Berikut fitur lain yang terdapat di mobil LEAF:

  • Auto light system (linked wipers, dawn sensors)
  • Rear windshield wiper
  • LED High-Mount Stop Lamp
  • VDC (Vehicle Dynamics Control) (TCS functionality included)
  • ABS (Anti-lock Braking System)
  • EBD (Electronic Brake force Distribution)
  • High-strength body construction (Zone Body)
  • Body construction for pedestrian protection
  • SRS air bag system for driver and front passenger
  • SRS side air bag system for driver and front passenger
  • SRS curtain air bag system
  • 2-stage load limiter equipped double pretensioner seatbelt for driver
  • 2-stage load limiter equipped pretensioner seatbelt for front passenger
  • Emergency Locking Retractor (ELR) 3-point seatbelts for all seats
  • Achieving Recoverability Rate 99%

Minggu, 01 Juli 2012

Ide Kreatif : Di Paris Kini Ada Rental Mobil Listrik


Ilustrasi : rental mobil listrik
Paris meluncurkan penyewaan mobil listrik pertama yang ditujukan untuk mengurangi kemacetan di jalan-jalan utama. Penyewaan mobil listrik ini dilakukan menyusul keberhasilan penyewaan sepeda, yang juga banyak dilakukan di kota-kota lain di Eropa.
Dalam masa percobaan selama dua bulan, mobil listrik Bluecar ini dapat disewa selama 30 menit dengan biaya antara empat sampai delapan euros, sekitar Rp 45.000-Rp 95.000.
Seperti dikutip dari BBC, sistem penyewaan mobil listrik yang disebut Autolib ini juga memungkinkan orang menjadi anggota dengan biaya 10 euros per hari sampai 144 euros per tahun.
Mobil-mobil listrik ini disediakan oleh pengusaha Vincent Bollore dan diproduksi oleh teknisi Italia, Pininfarina, yang terkenal mendesain Ferrari dan Maserati.
Mobil-mobil ini dapat menempuh perjalanan 250 kilometer sebelum harus diisi kembali dengan baterai selama empat jam.
Dalam rencana awal ini, 66 mobil untuk empat penumpang ini akan tersedia di 33 stasiun pengisian baterai di Paris. Namun walikota Paris Bertrand Delanoe merencanakan untuk memperbanyak menjadi 3.000 kendaraan di lebih dari 1.000 stasiun pengisian pada akhir tahun 2012.
Proyek ini dapat berjalan karena perusahaan-perusahaan besar tertarik untuk menanamkan investasi lebih besar di Eropa. Renault SA dan perusahaan satu induk dari Jepang Nissan Motor menanamkan modal empat miliar euro untuk kendaraan listrik ini.
Carlos Ghosn, direktur Renault dan Nissan mengatakan penjualan mobil listrik ini akan mencapai sekitar 10% dari penjualan mobil baru pada tahun 2020.

Selasa, 10 April 2012

5 Tempat dengan Harga Bensin Termahal di Dunia


Setelah beberapa saat yang lalu kita membahas negara-negara yang memiliki harga bensin termurah di dunia maka kini yang kita bahas adalah 5 tempat di dunia yang memiliki harga bensin tertinggi di dunia. dan inilah dia dari yang termurah.

5. Amsterdam, Belanda

Amsterdam telah sejak lama menjadi kota pejalan kaki sehingga harga Rp. 18.800 untuk satu liter bensin tidak akan memperlambat laju ekonomi di kota ini. Sepeda dan transportasi umum telah menjadi moda transportasi pilihan utama di kota yang indah ini.
4. Brussels, Belgia

Seperti kebanyakan negara di Eropa, harga sebesar Rp. 19.200 per liter bensin disebabkan tingginya pajak yang dikenakan pada bensin oleh Uni Eropa.
3. Monte Carlo, Monako

Produsen otomotif di Monte Carlo telah mendorong penggunaan energi alternatif karena tingginya harga bensin. Mobil bertenagakan listrik menjadi sebuah solusi untuk harga bensin sebesar Rp. 19.800 per liter. Meskipun bensin sebenarnya masih digunakan dalam sebuah mobil listrik, biaya untuk mengisi bensin menurun secara drastis dalam mobil yang telah didukung oleh tenaga listrik.
2. Asmara, Eritrea

Pembatasan dan seringnya kekurangan pasokan bensin membuat harga bensin di negara ini sangat tinggi. Dengan harga sekitar Rp. 22.600 per liter, anda dapat menghabiskan hampir sekitar Rp. 1.500.000 untuk mengisi penuh tangki sebuah mobil keluarga.
1. Istanbul, Turki


Kota ini menawarkan harga bensin tertinggi di dunia dengan harga Rp. 22.600 per liter. Tinginya harga ini disikapi oleh Walikota Kadir Topbas dengan merencanakan untuk menciptakan sebuah merek bahan bakar dengan harga ekonomis dan rantai pom bensin yang berlokasi di seluruh kota.


Minggu, 08 April 2012

Manuver 3 Menteri akan Menghancurkan Mobnas Esemka


 

Perjuangan untuk membuat Mobnas sudah berlangsung beberapa tahun dan selalu gagal , dikhawatirkan nasib mobil produksi dalam negeri atau mobil nasional (mobnas) Esemka bisa tinggal nama.Kenapa pemerintah selalu lemah dan tidak bisa mendukung kemampuan bangsa untuk mandiri ? 
Harga Esemka yang dibawah Rp 100 juta akan ditandingi  merk mobil Jepang yang sudah mantap.
Menteri Perindustrian (Menperin) MS Hidayat dan Menko Perekonomian Hatta Radjasa sepakat membuat program mobil murah di bawah Rp 100 juta. Sponsornya: Toyota, Daihatsu dan Honda.

Hidayat memastikan, akhir 2012, masyarakat bisa me­nik­ma­ti program mobil murah de­ngan harga di bawah 10 ribu do­lar AS atau Rp 100 juta.

“Di pa­sar nanti range-nya 500 ribu (unit). Kalau harganya di ba­wah 10.000 dolar AS atau di ba­wah Rp 100 juta,” cetusnya.

Dia mengklaim, sudah empat produsen mobil di Indonesia yang bersedia memproduksi mo­bil mu­­rah. Antara lain, Toyota, Daihatsu, dan Honda. Keti­ga­nya merupa­kan produsen mobil asal Jepang.

“Mereka (4 pro­dusen) sanggup menyediakan dana 1,8 miliar do­lar AS atau Rp 16,2 triliun. Akhir tahun ini akan ma­suk ke Indo­nesia dan dia akan me­nyerap ba­nyak tenaga kerja baik di industri komponen maupun perakitan­nya,” jelas Hidayat.

Senada dengan Hidayat, Men­ko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, pemerintah akan mem­berikan insentif cukai ke­pada produsen mobil ramah ling­kungan.

“Pe­merintah memutuskan pem­berian insentif berupa keri­nganan cukai bagi produsen oto­motif yang dapat membuat ken­daraan atau produk-produk low cost green car yang ramah ling­­ku­ngan, irit bahan bakar dan mu­rah,” kata Hatta. Tuju­an­nya, un­tuk mendorong peng­gunaan ken­daraan industri da­lam negeri.

“Kita tadi sudah sepakat de­ngan Menteri Keuangan, untuk menyikapinya dengan cukai, se­hingga dapat mendorong peng­­gu­­naan kendaraan low cost green car di industri-industri da­lam ne­geri,” tambahnya.

Seperti diketahui, program mo­bil murah dan ramah ling­ku­ngan (low cost and green car) me­­rupa­kan program Kemente­rian Perin­dustrian. Kabarnya mo­bil ini akan meluncur tahun depan be­kerja sama dengan Dai­hatsu se­bagai prinsipal. Kompo­nen dan desain mobil yang ka­barnya ber­kapasitas 1.200 cc ini dibuat oleh orang Indonesia.

Menteri Keuangan Agus Mar­ta­wardojo mengatakan, pem­be­rian insentif ini sesuai rencana Ke­menterian Perindustrian men­dorong industri dalam negeri yang meminta keringanan fiskal.

“Kita akan berikan, tidak tan­pa kecuali kepada investor yang mau membuat kendaraan yang ramah lingkungan,” ujarnya.

Menkeu me­ngatakan, pembe­rian fiskal ini diberikan agar para investor dapat segera menghi­tung berapa besar investasinya da­lam membuat ken­­daraan low cost green car ter­se­but.

“Fiskal ini bagi siapa saja, mau investor lokal maupun asing, yang bisa membuat mobil low cost green car, bisa segera meng­hitung berapa besar investasi yang dibutuhkan,” tandas Agus.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Komisi VI DPR Aria Bima mengkhawatirkan kebijakan mendorong produksi mobil mu­rah akan menghabisi program Esem­ka. Menurut dia, sungguh sa­ngat tidak masuk akal, jika mo­bil murah yang masih butuh bim­bingan justru diharus­kan bersaing dengan mobil murah keluaran Toyota dan Honda.

“Saya sangat meragukan ko­mit­men pemerintah untuk men­dorong program Esemka. Untuk uji emisi saja, Esemka tidak dilo­loskan. Padahal, ketika diuji in­dikasinya bagus. Alih-alih mau bantu Esemka, pemerintah ma­lah akan memberikan insentif fiskal ke produsen mobil kelas kakap,” kritik Aria

Menanggapi soal Esemka, Menteri Perhubungan EE Mang­indaan menyatakan, pemerintah tetap mendukung pengem­ba­ngan mobil Esemka, sehingga pihak­nya mendorong uji emisi berikut­nya.

Mangindaan mem­bantah ke­gagalan Esemka dalam proses uji emisi disebabkan tekanan dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang merupakan perwakilan produsen mobil buatan asing.

“Menurut Kemen­terian Ling­kungan Hidup, ada peraturanya saya lupa angkanya berapa. Ka­lau masih di atas, ma­sih bisa di­perbaiki kok, diper­halus. Gagal uji emisi bukan harga mati. Ka­mi pasti mendukung,” ujarnya di Istana Presiden, kemarin.

Hidayat menilai, tidak lulus­nya uji emisi mobil Esemka bu­kan karena kegagalan dalam pem­bua­tannya. Tapi, hal itu ka­rena masih belum sempurna, sehing­ga diha­rap­kan mobil Esemka itu dapat menyem­purnakan kemba­li untuk bisa lulus uji emisi.

Secara terpisah, Walikota So­lo Joko Widodo, akrab disapa Jo­ko­wi mengatakan, target pro­duksi mo­bil Esemka diper­ki­rakan hingga 300 unit se­bulan. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kir­manto memesan mo­bil itu ke­pada Jokowi via SMS.

“Kami membuat target pro­duksi untuk mobil Esemka se­banyak 200 hingga 300 unit per bulan, karena niatnya memang tidak diproduksi dengan manu­faktur yang besar,” kata Jokowi.

Dia menegaskan, mobil Esem­ka karya siswa SMK Negeri 2 So­lo tersebut bukan proyek am­bi­sius yang berorientasi bisnis.

“Mobil Esemka ini adalah mo­bil rakyat yang dibuat berdasar­kan industri rakyat bukan kor­porat besar yang memproduksi dalam jumlah besar,” ujarnya merendah.

Na­mun demikian, program ini tetap butuh suntikan dana dari pe­merintah pusat karena pe­me­rin­tah kota (Pemkot) Solo tidak me­miliki dana cukup. [Harian Rakyat Merdeka]